Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 8 Okt 2026 19:45 WIB

Daerah Karhutla Tertinggi di Kalsel, DPRD Kabupaten Banjar Dorong Status Tanggap Darurat


 Daerah Karhutla Tertinggi di Kalsel, DPRD Kabupaten Banjar Dorong Status Tanggap Darurat Perbesar

Ricek.ID – Kabupaten Banjar menjadi wilayah dengan catatan tertinggi dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terdampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), baik dari sisi jumlah kejadian maupun luasan lahan yang terbakar.

Berdasarkan data BPBD Kalsel hingga 4 Oktober, tercatat sudah 972 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 6.590 hektare di Kabupaten Banjar. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 1.547,09 hektare yang telah tertangani.

Menanggulangi permasalahan tersebut, DPRD Kabupaten Banjar bersama stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi gabungan yang melibatkan perwakilan relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang tergabung dalam organisasi kemanusiaan Bumi Selamat Rescue (BUSER) 690 Banjar pada Rabu (7/10/2026).

Usai memimpin rapat koordinasi gabungan yang dihadiri seluruh komisi dan eksekutif serta relawan BUSER 690 Banjar, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar Irwan Bora mengatakan, legislatif bersama eksekutif harus berpikir cepat dalam upaya menanggulangi bencana karhutla dan kekeringan akibat kemarau panjang di Kabupaten Banjar.

“Kasus karhutla di Kabupaten Banjar tertinggi di Kalsel yang dampaknya tentu sangat merugikan masyarakat. Kami juga mengapresiasi upaya relawan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar yang telah melakukan penanggulangan bencana karhutla hingga melakukan koordinasi, baik di tingkat provinsi hingga Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Kendati kasus karhutla tercatat tertinggi di Kalsel, politisi Gerindra ini heran Pemkab Banjar menjadi salah satu kabupaten yang tidak mendapatkan bantuan atau kucuran dana dari Pemerintah Pusat dalam penanggulangan karhutla, meski sudah melakukan koordinasi ke tingkat provinsi hingga pusat. Bahkan, lahan yang terbakar hanya terdata oleh Pemerintah Pusat seluas 2 hektare saja.

“Karena hasilnya nihil, entah karena mekanisme atau sistem birokrasinya yang berbelit-belit. Karena itu, DPRD bersama Pemkab Banjar harus memikirkan secara mandiri bagaimana menanggulangi bencana karhutla di daerah kita. Luas lahan yang terbakar yang hanya terdata sekitar 2 hektare juga menjadi pertanyaan kami. Ada apa?” kata Irwan Bora.

Salah satu solusinya, papar Irwan Bora, Pemkab Banjar harus menaikkan status kebencanaan dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat, seperti yang diharapkan relawan BUSER 690 Banjar. Dengan demikian, alokasi dana kebencanaan yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) dapat digunakan.

“Karena itu, kawan-kawan di eksekutif perlu melakukan evaluasi kembali, apakah indikator yang ada di Kabupaten Banjar sudah memenuhi syarat untuk dinaikkan statusnya menjadi Tanggap Darurat, karena kabut asap sudah sangat berdampak terhadap masyarakat, seperti di wilayah Kecamatan Gambut dan sekitarnya,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, DPRD Banjar juga menyalurkan bantuan dana untuk relawan BPK yang tergabung dalam organisasi BUSER 690 Banjar sebesar Rp25 juta.

“Mudah-mudahan dapat membantu kawan-kawan relawan yang bertugas di lapangan, meski nilainya tidak seberapa besar. Bantuan ini akan disalurkan secara bertahap, rencananya bantuan disalurkan sebesar Rp50 juta,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pasca Tunaikan Rukun Islam Kelima, Para Jamaah Haji Silaturahmi & Pembinaan di Masjid As Syuhada Tanah Laut

8 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Gelar Bimtek Olahan Waluh di Sungai Batang, DKPP Banjar Tingkatkan Nilai Jual Pangan Lokal

8 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bakesbangpol Kabupaten Banjar Fasilitasi Peran Masyarakat Tangkal Radikalisme & Berita Hoaks

8 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Sosialisasi Penggunaan Pestisida Aman, Distan Banjar Jaga Kesehatan Petani & Lingkungan

8 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Tim Juri STBM Award Kalsel Turun ke Mahela, Pemkab HST Diuji Wujudkan Sanitasi Berbasis Perubahan Perilaku

8 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSJ Sambang Lihum Tingkatkan Kesiapsiagaan Lindungi Pasien di Tengah Ancaman Karhutla

8 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Trending di ADVERTORIAL