Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

HEADLINE · 1 Des 2025 11:42 WIB

Dikejar Hingga Tewas: Pelaku Pembacokan di Cempaka Banjarbaru Ngaku Kesal Korban Mabuk dan Menantang Berkelahi


 Dikejar Hingga Tewas: Pelaku Pembacokan di Cempaka Banjarbaru Ngaku Kesal Korban Mabuk dan Menantang Berkelahi Perbesar

​Banjarbaru, Ricek.ID – Warga Jalan Pumpung, Desa Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, digegerkan oleh aksi pembunuhan sadis pada Minggu sore, 30 November 2025. Seorang pria bernama Humaidi (43) tewas bersimbah darah setelah dianiaya secara brutal menggunakan parang oleh tetangga desa, Anshori alias Ello (31).

​Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, melalui Kasi Humas, Ipda Kardi Gunadi, membenarkan peristiwa tindak pidana yang terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Ia menyebutkan bahwa pembunuhan ini dipicu oleh motif sederhana yang berujung tragis: kekesalan pelaku terhadap korban yang mabuk dan menantang berkelahi.

​Aksi Kejar-kejaran Berujung Maut

Peristiwa naas itu bermula dari percekcokan antara korban dan pelaku. Menurut keterangan awal kepolisian, Ello merasa kesal melihat Humaidi dalam kondisi mabuk dan lantas menantangnya untuk berkelahi. Dipicu amarah sesaat, Ello kemudian pulang mengambil sebilah parang.

​Saksi mata, Syaprudin, sempat melihat detik-detik mengerikan itu terjadi. Humaidi terlihat berlari dikejar oleh Anshori alias Ello dari jalan aspal Pumpung. Pelaku tampak membawa parang, mengejar Humaidi tanpa ampun.

​Aksi kejar-kejaran itu berakhir ketika Humaidi terjatuh di lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Pumpung RT.024 RW.010. Di sana, Ello melampiaskan kekesalannya dengan membacok korban menggunakan parang yang dibawanya. Saksi lain yang melihat kejadian tersebut memilih mengunci diri di rumah karena ketakutan.

​”Kejadian bermula ketika saksi 1 melihat korban dikejar oleh terduga pelaku dari jalan aspal desa Pumpung menggunakan parang sampai korban terjatuh di lokasi TKP. Saksi lainnya yang juga melihat kejadian merasa takut lalu mengunci pintu rumah,” terang Ipda Kardi Gunadi.

​Korban Tewas Mengenaskan Penuh Luka

​Setelah aksi brutal tersebut, Humaidi ditemukan warga dan polisi sudah tak bernyawa, tergeletak terlentang di lokasi kejadian. Ia hanya mengenakan celana pendek cokelat, tanpa baju, dengan kondisi tubuh mengenaskan dan bersimbah darah. Di sekitar lokasi ditemukan ceceran darah dan sebilah kumpang parang.

​Hasil pemeriksaan visum sementara oleh tim medis dan kepolisian menunjukkan betapa sadisnya aksi penganiayaan yang dilakukan Ello.

Korban mengalami sejumlah luka parah: Luka lebar di bagian leher. Luka sayatan di bagian jari dan telapak tangan kanan. Tangan kiri korban putus, dengan luka memanjang dari jari telunjuk, telapak tangan, hingga ke pergelangan tangan. Luka besar menganga di bagian dada hingga perut, menyebabkan seluruh organ dalam rusak dan usus terburai keluar. Luka lebar pada pinggang kiri dan paha sebelah kanan.

​Setelah kejadian, polisi dari Polsek Cempaka dan Polres Banjarbaru segera mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.

​Pelaku Diserahkan oleh Keluarga

Tak lama berselang, pihak kepolisian berhasil melakukan pendekatan persuasif dengan keluarga tersangka. Berkat upaya tersebut, keluarga Anshori alias Ello akhirnya menyerahkan pelaku ke Polsek Cempaka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

​”Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa motif penganiayaan adalah karena ia kesal melihat korban mabuk dan menantangnya berkelahi,” terang Ipda Kardi.

Kekesalan inilah yang mendorong Ello mengambil parang dan menggunakannya untuk menghabisi nyawa Humaidi.
​Pelaku kini ditahan dan dalam penyidikan Satreskrim Polres Banjarbaru.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bareskrim Polri Naikkan 98 Kasus Karhutla Korporasi ke Tahap Penyidikan

20 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Tingkatkan Kesadaran Diri Jaga Keluarga, Polri Imbau Masyarakat Waspadai Risiko Judi Online

18 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hindari Penipuan Online, Polri Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Digital

18 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Tragedi di Hotel Mesra Samarinda, Keselamatan Konsumen Perlu Menjadi Perhatian

16 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ungkap Perdagangan Ilegal Satwa Dilindungi, Polda Kalsel Sita 57,8 Kg Sisik Trenggiling & Paruh Rangkong

8 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Trending di ADVERTORIAL