Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Pemprov Kalsel · 14 Feb 2026 11:25 WIB

Disdikbud Kalsel Terbitkan SE Penyesuaian Belajar Selama Ramadan, Siswa Libur 18–21 Februari


 Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra. foto: MC Kalsel Perbesar

Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra. foto: MC Kalsel

Banjarbaru, Ricek.ID – Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan resmi menerbitkan surat edaran (SE) tentang penyesuaian proses belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan. Kebijakan tersebut mengatur perubahan jadwal pembelajaran serta agenda khusus bagi peserta didik guna menjaga kekhidmatan ibadah puasa.

Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan bahwa berdasarkan SE tersebut, peserta didik akan mendapatkan libur awal Ramadan pada 18 hingga 21 Februari 2026.

“Libur 18 sampai 21 Februari itu hanya untuk peserta didik saja. Sedangkan untuk guru dan tenaga kependidikan tetap masuk seperti biasa, mengikuti aturan jam kerja ASN lainnya,” ujar Tantri di Banjarbaru, Jumat (13/2/2026).

Selama Ramadan, jam operasional sekolah juga mengalami penyesuaian. Kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA. Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi siswa dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengurangi substansi pembelajaran.

Selain pengurangan jam belajar, sekolah juga akan melaksanakan program Pesantren Ramadan. Program ini difokuskan pada penguatan karakter dan pendalaman nilai-nilai keagamaan bagi peserta didik selama bulan suci.

Tantri menambahkan, terdapat perbedaan kebijakan bagi jenjang SMA dibandingkan dengan SD dan SMP. Menurutnya, siswa SMA yang telah memasuki fase remaja akhir perlu tetap menjaga ritme belajar agar tidak kehilangan fokus akademik.

“Untuk anak SMA mungkin sedikit berbeda karena mereka sudah menuju dewasa, jadi jangan terlalu lama libur. Kita atur agar tetap fokus pada pelajaran agama dan kegiatan bermanfaat lainnya melalui Pesantren Ramadan,” pungkasnya.

Melalui kebijakan ini, Disdikbud Kalsel berharap proses pendidikan selama Ramadan tetap berjalan efektif sekaligus mendukung pembentukan karakter religius peserta didik.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penanganan Karhutla, Gubernur Kalsel Gagas Pembangunan Embung Mini di Kawasan Pengembangan Program Pangan

19 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Gubernur Kalsel Sambut Kunjungan KSAD & Kepala BNPB, Tinjau Kawasan Karhutla & Serahkan Usulan Bantuan

19 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Ketua TP PKK Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Kebakaran & Kabut Asap di Barito Kuala

18 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Penutupan PKN Sekaligus Peluncuran Banua Kalsel Corporate University, Tekankan Kepemimpinan yang Inovatif

15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pengukuhan Kepala BPKP Kalsel, Gubernur Berharap Pendampingan Jangkau Program yang Langsung Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Gubernur & Forkopimda Kalsel Ajak Semua Unsur Masyarakat Gotong Royong Padamkan Kahutla

15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Trending di ADVERTORIAL