Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Pemprov Kalsel · 12 Sep 2025 20:18 WIB

DPMD Kalsel Dorong BUMDes Jadi Pemasok Utama Program MBG


 Potret siswa sekolah sedang makan bergizi gratis. Foto: MC Kalsel Perbesar

Potret siswa sekolah sedang makan bergizi gratis. Foto: MC Kalsel

Riceknews.Id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menjadi garda terdepan dalam menyediakan kebutuhan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini diharapkan tidak hanya dapat menjamin pasokan makanan berkualitas, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian desa dan memperkuat ketahanan pangan lokal.

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa, Indah Novita Purnamasari, menjelaskan bahwa BUMDesa memiliki potensi besar sebagai penyedia bahan pangan.

Dengan lokasinya yang dekat dengan sumber produksi, BUMDes bisa menawarkan produk seperti beras, sayuran, dan telur dengan harga lebih kompetitif serta rantai distribusi yang efisien.

Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa Dinas PMD Kalsel, Indah Novita Purnamasari. Foto: MC Kalsel

“Melalui keterlibatan BUMDes dalam program MBG, kita tidak hanya menjamin pasokan makanan segar bagi siswa, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di desa. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli desa dan memastikan keberlanjutan usaha masyarakat,” ujar Novi, Kamis (11/9/2025).

Menurut Novi, partisipasi BUMDes dalam penyediaan pangan akan membawa manfaat luas. Selain memperkuat ekonomi lokal, keterlibatan ini juga menjamin kualitas dan keamanan pangan bagi anak-anak, yang sangat penting untuk mendukung kesehatan dan perkembangan mereka.

“Jika BUMDes bisa menjadi pemasok utama untuk program MBG, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Para petani, peternak, dan pelaku usaha kecil di desa akan mendapatkan kesempatan untuk menjual hasil produksi mereka dengan harga yang wajar,” tegasnya.

Novi juga berharap semakin banyak BUMDes yang terlibat dalam program ini. Semakin luas dampak positif yang dihasilkan, mulai dari peningkatan pendapatan desa hingga penciptaan lapangan kerja baru, akan memperkuat kemandirian desa dan mendorong inovasi dalam sektor produksi pangan.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, BUMDes, dan masyarakat, program MBG diharapkan menjadi tonggak penting dalam menciptakan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jaga Stabilitas & Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel Dikukuhkan

24 Juni 2026 - 17:58 WIB

Pasca Raih Opini WTP ke-13, Pemprov Kalsel Berkomitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset

24 Juni 2026 - 17:49 WIB

Dispora Kalsel & Komunitas WEKB Tawarkan Hadiah Umrah, Ribuan Goweser Semangat Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram

24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Presiden RI Resmikan Inpres Jalan, Gubernur Kalsel Sebut Infrastruktur Jalan Sebagai Kebutuhan Utama Masyarakat

24 Juni 2026 - 17:26 WIB

Tingkatkan Ekspor Komoditas Unggulan Banua, Disdag Kalsel & Bea Cukai Perkuat Sinergi

24 Juni 2026 - 17:24 WIB

Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Pemprov Kalsel Dukung Pengembangan Perdagangan Karbon

23 Juni 2026 - 17:59 WIB

Trending di ADVERTORIAL