Anggota Komisi IV DPRD Banjar, HM Iqbal Pahroli atau Ibank turut angkat bicara soal walk out-nya Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Banjar Dian Marliana dari rapat.
Itu terjadi dalam rapat dengar pendapat (RDP) gabungan Komisi II dan IV DPRD Banjar bersama Dinsos P3AP2KB Banjar membahas evaluasi kegiatan penanganan dan anggaran stunting 2023 – 2024, Rabu (29/5/2024).
Menurut Haji Ibank, sikap yang diperlihatkan Kadinsos P3AP2KB tersebut bukan sikap yang baik dan terkesan lari dari tanggung jawab.
“Sangat mengecewakan, dan beliau tidak menghargai institusi DPRD. Karena itu patut dipertanyakan penilaian kinerja Kadinsos P3AP2KB selama ini seperti apa,” ujar Ibank, politisi Gerindra ini.
Menurut hematnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Banjar juga mesti memberi penjelasan mengapa sampai seperti ini kualitas dari seorang kepala dinas.
“Karena kualitasnya jangan cuman menguasai secara teori, tapi juga harus terjun ke lapangan dan memantau secara langsung berdasarkan kesesuaian data penerima bantuan program, terlebih pada program penurunan stunting,” kata Ibank.
Ia menguraikan, lembaga Dinsos P3AP2KB adalah dinas yang sangat mulia karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Diperlukan orang orang yang bermental sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap seluruh masyarakat Kabupaten Banjar khususnya bagi yang tidak mampu.
Dalam percepatan penurunan stunting, seharusnya kata Ibank, Dinsos P3AP2KB jangan hanya menunggu warga berpartisipasi, tetapi harus aktif jemput bola mendatangi ke rumah-rumah warga.
“Karena sebagai abdi negara yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat, harus hadir dan pro aktif terhadap masyarakat,” terang Ibank.
Kerja keras, kerja cerdas, dan kerjasama dengan semua pihak, kolaborasi dan koordinasi dengan dinas terkait sangat diperlukan agar dapat menurunkan stunting. Juga ketika ada keluhan di masyarakat mereka harus cepat merespon (fast respons).
“Keberhasilan penurunan stunting bisa tercapai ketika memiliki rasa kebersamaan dan rasa memiliki daerah yang kuat, serta bertanggung jawab kepada masyarakat Kabupaten Banjar akan jabatan yang diembannya, dan ketika ada permasalahan di lapangan maka harus diselesaikan dengan kebersamaan juga,” tutup Ibank.
