Bus angkutan massal dengan skema Buy The Service (BTS) atau kerap disebut Bis Tayo kembali beroperasi di Martapura, Kabupaten Banjar, Jumat (13/9/2024).

Transportasi milik Pemprov Kalsel ini sempat dihentikan satu pekan, lantaran mentapat protes dari para sopir Angkot di Martapura.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana mengatakan, pihaknya dengan perwakilan Organisasi Angkutan Darat (Organda) telah sepakat agar bus tayo tetap berjalan.

“Kesepakatan bahwa mereka telah memahami jalur tayo ini bukan untuk mematikan usahanya. Karena lintasan yang digunakan merupakan angkutan kota dalam provinsi, antar kabupaten. Sedangkan yang ada (Angkot di Martapura) saat ini di dalam kabupaten,” ujarnya.

Ia melanjutkan, angkutan kota saat ini harus segera membuat lembaga hukum untuk dapat menerima bantuan peremajaan dan modal operasional.

“Sama seperti sebelumnya dengan total nilai Rp 160 juta APBD perubahan, diharapkan agar membuat lembaga hukum dengan koperasinya. Karena uang itu bakal disalurkan dari koperasi pihak mereka,” lanjutnya.

Kemudian, para sopir angkot nanti akan menjadi Feeder atau angkutan pengumpan secara bertahap.

“Mereka yang menjadi Feeder nanti akan diberdayakan dengan dua trayek yang sama seperti usulan sebelumnya. Trayek pertama dari Bincau, Indrasari, Sekumpul, Pusat Pertokoan Sekumpul (PPS), dan Pasar Batuah. Trayek kedua dari Darul Hijrah, Sungai Sipai, Jalan Veteran, PPS, dan Pasar Batuah,” tutupnya.

Share.
Leave A Reply Cancel Reply
Exit mobile version