Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Kab. Banjar · 31 Jul 2024 14:40 WIB

Kabupaten Banjar Berstatus Siaga Karhutla Hingga Akhir Oktober 2024


 Apel Siaga Bencana Karhutla Tahun 2024, di halaman kantor BPBD Banjar,  Rabu (31/7/2024) pagi. foto-MC Banjar Perbesar

Apel Siaga Bencana Karhutla Tahun 2024, di halaman kantor BPBD Banjar, Rabu (31/7/2024) pagi. foto-MC Banjar

Untuk menyatukan persepsi dan koordinasi dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Siaga Bencana Karhutla Tahun 2024, di halaman kantornya di Kawasan Indrasari Martapura, Rabu (31/7/2024) pagi.

Bertindak sebagai pembina upacara Bupati Banjar diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI/Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes, Damkar, PMI, RAPI, EBR serta relawan karhutla.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah menerangkan, bahwa Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah di Provinsi Kalimantan Selatan yang rentan akan terjadinya bencana karhutla. Untuk itu seluruh elemen dan stakeholder terkait dituntut untuk siap siaga menanggapi dan menanggulanginya.

“Berdasarkan kondisi cuaca saat ini kita harus meningkatkan upaya-upaya melalui kerjasama dalam pencegahan akan kemungkinan terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Banjar, terutama kawasan pertanian, perkebunan, lahan tidur, semak belukar dan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, banyak kerugian akibat karhutla diantaranya transportasi menjadi terganggu, jarak pandang pendek serta ikut tercemarnya udara. Hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan sedini mungkin.

“Memang membutuhkan koordinasi yang lebih intensif, kepada camat kami instruksikan agar mengumpulkan lurah dan kepala desa agar lebih gencar mensosialisasikan penanganan karhutla kepada masyarakat. Serta kepada perusahaan pemilik perkebunan agar lebih tanggap terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran di lahannya,” imbaunya.

Sementara itu Plt Kalak BPBD Banjar Warsita mengatakan penetapan status Siaga Darurat Karhutla berdasarkan hasil rapat koordinasi pada 25 Juli 2024 kemarin. Status ini berlaku hingga 31 Oktober mendatang.

Adapun persiapan pihaknya sudah menyiapkan puluhan personel dan posko untuk mengantisipasi bencana karhutla dimaksud.

Berdasarkan rakor kemarin lanjut Warsita, seluruh stakeholder sudah diinformasikan tentang upaya pencegahan dan penanganan bencana karhutla. Pihaknya sudah menyiapkan peralatan dan personel, termasuk mendirikan 2 posko di titik rawan yakni di Pengaron dan Sungai Pinang.

“Kalau musim kemaraunya berlanjut biasanya di daerah rawa seperti Gambut, Beruntung Baru Sungai Tabuk, Cintapuri dan Mataraman maka akan kami perbanyak posko di daerah rawan bencana tersebut,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Salat Hajat di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Pemkab Banjar Doakan Daerah Makin Berkah

13 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Disdik Banjar Tegaskan Sekolah Tetap Enam Hari, Pendidikan Diniyah Tetap Punya Ruang

12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Kabupaten Banjar Teguhkan Komitmen Menata & Menjaga Daerah dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-76

12 Agustus 2026 - 18:04 WIB

DPRD & Pemkab Banjar Sepakati KUPA-PPAS 2026 & KUA-PPAS 2027

12 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Dorong Permainan Tradisional Tetap Eksis, KORMI Banjar Dukung Kompetisi Balogo di Masyarakat

12 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Persemar Berhasil Kawinkan Dua Gelar, Bupati Banjar Berikan Bonus 25 Juta

11 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL