Riceknews.id – Banjir di Kabupaten Banjar mulai surut. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat mengimbau agar para guru di madrasah yang terdampak banjir mengamankan berkas – berkas penting.

“Sempat terdampak banjir di Martapura satu RA (Raudhatul Athfal) dan Madrasah Tsanawiyah,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah, Dimyati di kantornya, Selasa (4/2/2025) siang.

Dimyati melanjutkan, Desa Pingaran Ulu juga terdampak banjir seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs) Syekh Khalid dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pingaran Ulu.

“Kalau di Martapura Timur ada Izharil Ulum. Di Sungai Tabuk juga MI Negeri 11 Banjar serta MTs Negeri 7 Banjar,” lanjutnya.

Nasib anak murid yang terdampak banjir di sekolahnya memberlakukan Pelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Bagi pihak sekolah yang terdampak banjir dan membahayakan murid, mereka memberlakukan PJJ tersebut,” tuturnya.

Demikian, hingga saat ini mereka tidak dapat membantu sekolah yang terdampak banjir.

“Tidak ada anggarannya, semoga Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Banjar dapat membantu,” asa Dimyati.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Share.
Leave A Reply Cancel Reply
Exit mobile version