Kotabaru, Ricek.ID – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap nelayan asal Kotabaru, Ridwan (71), yang dilaporkan hilang sejak 24 Februari 2026 di perairan Pulau Sebuku, resmi diusulkan untuk ditutup pada Senin (2/3/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah terombang-ambing hingga ke perairan Sulawesi.
Tim SAR Gabungan sebelumnya melaksanakan pencarian intensif dengan menyisir area seluas 20 nautical mile (NM) menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) serta sejumlah alat utama dan peralatan pendukung lainnya.
Upaya pencarian yang dilakukan sejak pagi hari tersebut membuahkan hasil pada pukul 15.40 WITA, setelah keluarga korban menerima kabar bahwa Ridwan telah ditemukan.
Informasi yang diterima menyebutkan bahwa korban, yang akrab disapa Papa Ombo, diselamatkan oleh nelayan asal Sulawesi di perairan Selat Makassar. Setelah ditemukan, korban bersama kapalnya ditarik menuju wilayah Pamboang, tepatnya di Pelabuhan Palipi, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Saat ini, proses pemulangan korban ke daerah asal masih dalam tahap koordinasi oleh pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan operasi tersebut.
“Kami merasa sangat bersyukur dan lega atas ditemukannya Bapak Ridwan dalam keadaan selamat di Majene, Sulawesi Barat. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh unsur di lapangan serta komunikasi yang baik dengan pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, tugas kemanusiaan ini kami nyatakan selesai. Kami mengusulkan penutupan Operasi SAR dan seluruh unsur yang terlibat akan kembali ke kesatuan masing-masing,” ujarnya.
Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi berbagai unsur, yakni Pos SAR Kotabaru (Basarnas), Pos TNI AL Sekapung, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolair) Polres Kotabaru, serta dukungan nelayan setempat dan keluarga korban.
