Martapura, Ricek.ID – Polres Banjar Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Intan 2026, Rabu (4/2/2026) pagi. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, dan dihadiri awak media cetak, elektronik, serta media daring.

Operasi Kepolisian Kewilayahan Intan 2026 dilaksanakan dengan sasaran utama tindak pidana pencurian dan penggelapan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Operasi ini menyasar pelaku utama, penadah, hingga jaringan kejahatan yang terlibat.

Dalam keterangannya, Kapolres Banjar menyampaikan bahwa selama pelaksanaan operasi, jajaran Polres Banjar berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol. Sebanyak sembilan orang berhasil diamankan sebagai Target Operasi (TO), serta delapan orang lainnya sebagai Non Target Operasi (Non TO). Selain itu, polisi juga mengamankan delapan unit kendaraan bermotor roda dua sebagai barang bukti.

Kapolres Banjar juga merinci sejumlah laporan polisi yang berhasil diungkap selama Operasi Kepolisian Kewilayahan Intan 2026. Di antaranya kasus pencurian sepeda motor di Kecamatan Martapura, penggelapan sepeda motor di Kecamatan Kertak Hanyar, pencurian sepeda motor dengan pemberatan di Kecamatan Sungai Tabuk, pencurian kendaraan bermotor roda dua di Kecamatan Simpang Empat, penggelapan kendaraan bermotor di Kecamatan Aranio, serta pencurian kendaraan bermotor di Kecamatan Martapura Timur.

Adapun barang bukti kendaraan roda dua yang berhasil diamankan terdiri dari dua unit sepeda motor Honda Beat, tiga unit Yamaha Jupiter MX, satu unit Yamaha Mio, satu unit Honda Revo, serta satu unit Yamaha MX. Seluruh kendaraan tersebut merupakan hasil tindak pidana dan telah diamankan di Polres Banjar untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Selain kendaraan roda dua, Polres Banjar juga mengamankan barang bukti kendaraan roda empat dan roda enam, yakni satu unit mobil pick up merek Suzuki warna hitam dan satu unit mobil dump truck warna hijau. Pada konferensi pers tersebut, Polres Banjar turut menghadirkan pemilik kendaraan dump truck dan pick up yang menjadi barang bukti hasil pengungkapan kasus.

Kapolres Banjar menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus-kasus tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar bersama polsek jajaran. Upaya preemtif, preventif, dan represif terus dilakukan secara berkelanjutan guna menekan angka kejahatan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum Polres Banjar.

Share.
Leave A Reply Cancel Reply
Exit mobile version