Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Banjarbaru · 21 Nov 2025 19:45 WIB

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Usai Temuan Bakteri


 Rapat Koordinasi Dinamika Operasional MBG di Pemprov Kalsel. Foto: Ofal Perbesar

Rapat Koordinasi Dinamika Operasional MBG di Pemprov Kalsel. Foto: Ofal

Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) perketat pengawasan terhadap dapur pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah ditemukannya bakteri pada makanan yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah korektif segera dibahas dalam Rapat Koordinasi Dinamika Operasional MBG bersama para stakeholder terkait yang dipimpin langsung Gubernur Kalsel, H Muhidin.

“Kita rapat mengompilasi masalah SPPG yang ada di Kalimantan Selatan. Karena kemarin ada penemuan bakteri-bakteri yang telah dilakukan SPPG yang ada. Ada sekitar 4 penemuan,” ujar Gubernur Kalsel, Jumat (21/11/25).

Muhidin menambahkan, dua temuan telah dilaporkan untuk penanganan, sementara dua lainnya menjadi bahan evaluasi internal. Ia menekankan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami menginformasikan kembali supaya yang akan datang tidak akan terjadi lagi,” kata Muhidin.

Gubernur juga menegaskan agar seluruh pihak terkait menanggapi serius temuan tersebut, terutama dalam memastikan keamanan hidangan bagi anak-anak penerima manfaat program MBG.

“Bagaimana masyarakat untuk saat ini agar anak-anaknya bisa makan kembali. Kami menekankan kepada seluruh SPPG,” tegasnya.

Dalam rapat, Muhidin menekankan perlunya penyesuaian waktu pengolahan makanan agar keamanan pangan tetap terjaga hingga sampai ke penerima manfaat.

“Jadi masaknya bukan lagi jam 1 atau jam 2, tapi masaknya jam 4. Jadi Badan Gizi Nasional (BGN) kan jam 1, jam 2, ini aku menekankan jam 4,” katanya.

Untuk memastikan penerapan aturan tersebut, Pemprov Kalsel membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang akan rutin memantau SPPG dan pelaksanaan MBG di seluruh wilayah.

“Satgas ini akan memonitor ke MBG-MBG, SPPG yang ada di Kalimantan Selatan,” ujar Muhidin. Pengawasan tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi juga secara seragam di tingkat kabupaten, termasuk pengaturan jam masak dan penyajian.

Muhidin juga menyoroti masalah durasi penyimpanan makanan yang terlalu lama sebelum dibagikan ke sekolah-sekolah. Ia mengingatkan, penyimpanan melebihi lima jam berisiko memicu pertumbuhan bakteri.

“Beberapa jam tadi kan, dari BPOM mengatakan, apabila penyimpanan itu sampai melebihi dari 5 jam maka akan ada bakteri,” jelasnya.

Pemprov Kalsel memastikan penguatan pengawasan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI dan Polri, sebagai bentuk komitmen menjaga mutu makanan bagi seluruh penerima manfaat MBG.

“Jadi kami sepakat. Pemerintah di Kalimantan Selatan untuk bersama-sama menangani program MBG ini,” tuntasnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jaga Stabilitas & Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel Dikukuhkan

24 Juni 2026 - 17:58 WIB

Pasca Raih Opini WTP ke-13, Pemprov Kalsel Berkomitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset

24 Juni 2026 - 17:49 WIB

Dispora Kalsel & Komunitas WEKB Tawarkan Hadiah Umrah, Ribuan Goweser Semangat Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram

24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Presiden RI Resmikan Inpres Jalan, Gubernur Kalsel Sebut Infrastruktur Jalan Sebagai Kebutuhan Utama Masyarakat

24 Juni 2026 - 17:26 WIB

Tingkatkan Ekspor Komoditas Unggulan Banua, Disdag Kalsel & Bea Cukai Perkuat Sinergi

24 Juni 2026 - 17:24 WIB

Jalan Sungai Ulin–Mataraman Kembali Memakan Korban, Sebuah Truk Terbalik Usai Pecah Ban di Tikungan

24 Juni 2026 - 14:09 WIB

Trending di Banjarbaru