Banjarbaru, Ricek.ID – Penerbangan perdana rute internasional dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, di Banjarbaru, menuju Kuala Lumpur, Malaysia, resmi dibuka. Sekda Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mewakili Gubernur Muhidin, melepas penerbangan bersejarah tersebut, Senin (20/10/2025), menegaskan bahwa konektivitas ini menjadikan Kalimantan Selatan sebagai “gerbang dunia”.
Syarifuddin menyampaikan apresiasi kepada Air Asia dan Kementerian Perhubungan atas realisasi rute internasional ini. Menurutnya, beroperasinya rute Banjarbaru–Kuala Lumpur membuat Bandara Internasional Syamsudin Noor kini benar-benar menjalankan fungsinya sebagai penghubung Kalsel dengan pusat-pusat ekonomi dan mobilitas global di Asia Tenggara.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat Kalsel, saya menyampaikan terima kasih. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Kalimantan Selatan siap terbuka luas untuk dunia,” ujar Syarifuddin.
Gubernur Muhidin, melalui Sekda, menilai konektivitas internasional ini membuka peluang besar bagi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan investasi. Antusiasme masyarakat pun terbukti tinggi.
“Alhamdulillah, hari ini penerbangan perdana penuh penumpang, bahkan sudah ada sekitar 3.500 orang yang antre untuk penerbangan berikutnya,” ungkapnya.
Ia menyebut, tingginya minat ini didukung oleh potensi besar, termasuk keberadaan sekitar dua juta warga asal Kalsel di Malaysia. Potensi lain adalah momentum pelaksanaan Haul Akbar Guru Sekumpul pada Desember mendatang, yang tahun lalu dihadiri lebih dari empat juta jemaah.
“Dengan adanya penerbangan ini, diharapkan kunjungan wisatawan, termasuk dari mancanegara, semakin meningkat,” tambahnya. Ia optimistis rute ini akan terus berkembang. Ia juga berharap ke depan akan muncul konektivitas baru antarnegara.
“Mudah-mudahan nantinya juga akan dibuka penerbangan langsung Banjarmasin–Singapura. Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk memperluas jangkauan ekonomi, budaya, dan persaudaraan antarbangsa,” harapnya.
Menutup sambutannya, Sekdaprov mengajak seluruh pihak terkait, baik pengelola bandara, instansi pemerintah, maupun masyarakat pengguna jasa penerbangan, untuk menjaga kualitas layanan, kenyamanan, dan keamanan di bandara.
