Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

ADVERTORIAL · 14 Okt 2024 18:15 WIB

Peresmian Persemaian Liang Anggang oleh Menteri LHK Siti Nurbaya


 Peresmian Persemaian Liang Anggang. foto:adpim Perbesar

Peresmian Persemaian Liang Anggang. foto:adpim

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, Siti Nurbaya bersama Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Giverin, Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH), Dyah Murtiningsih dan Direktur Utama PT Adaro Energy Indonesia Tbk, Garibaldi Thohir, kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Senin (14/10/2024).

Kunjungan tersebut, salah satunya meresmikan Persemaian Liang Anggang di Landasan Ulin Kota Banjarbaru yang dilakukan bersama Gubernur Kalsel melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdapov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar.

“Perkenankan kami sampaikan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan telah menyusun rencana kerja Folu Netsink 2030 Sub Nasional, dan telah menyiapkan segala perangkat yang dimungkinkan untuk mendukung penurunan target Emisi Gas Rumah Kaca Nasional,” ucap Roy Rizali.

Sekdaprov Kalsel ini menjelaskan, target penurunan emisi gas rumah kaca mencapai sebesar 140 Juta Ton Co2e pada tahun 2030. Selain itu, Pemprov Kalsel juga telah menandatangani kerjasama dengan tim pengelola Folu Net Sink 2030 melalui dukungan kerjasama Indonesia-Norwegia Tahap I, pada tanggal 22 Maret di Jakarta.

Berdasarkan data dalam program unggulan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) berupa pembuatan tanaman, dengan skema hutan rakyat pada Daerah Tangkapan Air (DTA) prioritas pengendalian banjir seluas 305 Hektar dengan sebaran lokasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (wilayah kerja kph hulu sungai), di Kabupaten Tanah Laut (wilayah kerja kph tanah laut), dan di Kabupaten Banjar (wilayah kerja kph kayutangi).

“Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kehutanan juga sedang berproses mengusulkan dana Folu Netsink 2030 tahap II,” jelasnya.

Roy Rizali juga mengucapkan terima kasih dan rasa bangga atas dibangunnya Persemaian Liang Anggang (PLA), dengan skema Public Private Partnership antara Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KPUPR) dan PT. Adaro Indonesia.

“Dengan kapasitas produksi 10 juta batang bibit per tahun, Persemaian Liang Anggang ini akan menjadi penopang gerakan revolusi hijau, dan sekaligus mendukung komitmen Indonesia dalam percepatan National Determined Contribution (NDC) dan Folu Net Sink 2030,” terangnya.

Menteri LHK Siti Nurbaya dan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar saat di Peresmian Persemaian Liang Anggang Banjarbaru Kalsel. foto:adpim

Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan KLHK RI melalui BPDAS Barito, guna mendukung kegiatan RHL, sesuai dengan dokumen Rencana Induk Revolusi Hijau, dan Rencana Umum Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (RURHL), distribusi bibit ke kesatuan pengelolaan hutan (KPH) dan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam di kabupaten/kota.

“Mudah-mudahan, kerjasama, sinergi dan kolaborasi pemerintah provinsi kalimantan selatan dan kementerian lhk, serta pihak-pihak terkait, bisa lebih meningkat lagi. Sehingga paru-paru dunia dari hutan kalimantan selatan, akan lebih banyak lagi memberikan oksigen kehidupan untuk alam semesta,” ucapnya.

Program ini lanjut Menteri Siti Nurbaya, memiliki istilah persemaian skala besar dan perkembangan yang positif untuk mendorong lingkungan melalui rehabilitasi lahan dan hutan serta menyasar di lahan-lahan kritis yang merupakan daerah rawan banjir dan longsor.

“Terus terang, Kalimantan Selatan memang termasuk yang terbaik dalam kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Tahun ini dapat award kembali, luar biasa kerjasama antara DPRD Kalsel dan Pemprov Kalsel dalam mendorong kegiatan itu,” ungkap Menteri LHK RI, Siti Nurbaya mengapresiasi. (adpim)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Ikuti Public Communication Summit 2026, Pemkab Kotabaru Komitmen Perkuat Sinergi Pengelolaan Isu di Era Digital

3 Juni 2026 - 14:50 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel & Relawan, BPBD Banjar Gelar Gladi Penanggulangan Karhutla

3 Juni 2026 - 13:12 WIB

Kasus Begal Payudara di Sungai Sipai, Anggota DPRD Banjar Sebut Kekerasan Seksual Tak Bisa Ditoleransi

2 Juni 2026 - 22:25 WIB

Pemko Banjarbaru Tandatangani Komitmen Percepatan Rekomendasi BPK

2 Juni 2026 - 20:00 WIB

Luas Tambah Tanam Padi di Kalsel Hingga Mei 2026 Tembus 244.873 Hektare

2 Juni 2026 - 19:56 WIB

Audiensi dengan Bupati, Putri Pelajar Kabupaten Banjar Bawa Nama Daerah ke Tingkat Nasional

2 Juni 2026 - 19:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL