Banjarmasin, Ricek.ID – Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur berhasil mengidentifikasi tiga pelaku pengeroyokan terhadap seorang pemuda bernama Irwan (24), warga Banjarmasin. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Veteran Banjarmasin, tepatnya di Kelurahan Sungai Bilu, Senin (2/3/2026) malam.

Aksi kekerasan yang sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial itu kini tengah dalam tahap pengejaran oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Banjarmasin Timur, Morris Widhi Harto, mengungkapkan bahwa identitas ketiga pelaku telah diketahui setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk mendatangi kediaman masing-masing pelaku.

“Saat kami datangi, ketiganya tidak berada di tempat. Kami sudah menemui pihak keluarga agar para pelaku segera menyerahkan diri sebelum kami ambil tindakan tegas,” ujar Morris didampingi Kasi Humas Tri, Jumat (6/3/2026).

Kronologi Kejadian

Peristiwa pengeroyokan bermula sekitar pukul 22.28 Wita ketika korban tengah menyantap camilan pentol di depan sebuah gang di kawasan Jalan Veteran. Saat itu, terjadi cekcok spontan antara korban dengan salah satu pelaku.

Tak lama berselang, pelaku diketahui pulang untuk mengambil kapak dan kembali ke lokasi bersama dua rekannya dengan menggunakan sepeda motor.

“Saya melihat pelaku membawa kapak, lalu langsung berlari menyelamatkan diri. Namun pelaku mengejar menggunakan sepeda motor,” ungkap Irwan.

Korban sempat berlari hingga ke sebuah toko rokok elektrik, 88 Vapor, untuk mencari perlindungan. Namun para pelaku berhasil mengejarnya hingga masuk ke dalam toko dan melakukan pengeroyokan menggunakan balok kayu serta kapak.

Aksi brutal tersebut terekam kamera pengawas dan kemudian viral di berbagai platform media sosial.

Kondisi Korban dan Dugaan Motif

Akibat serangan itu, Irwan mengalami luka robek di bagian pelipis mata, memar pada punggung kanan, serta sejumlah luka lainnya. Korban sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit setelah kejadian.

Meski korban mengaku tidak mengenal para pelaku, polisi menduga pelaku memiliki hubungan atau mengenal keluarga korban sehingga memicu perselisihan yang berujung pada aksi kekerasan.

“Korban memang tidak mengenal pelaku. Namun diduga pelaku mengenal keluarga korban sehingga terjadi perselisihan yang berujung pengeroyokan ini,” tambah Morris.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan para pelaku untuk segera melaporkan kepada aparat. Polisi juga memberikan peringatan keras agar para pelaku segera menyerahkan diri dan kooperatif dalam proses hukum.

“Kami imbau agar segera menyerahkan diri sebelum kami yang menemukan,” tegasnya.

Share.
Leave A Reply Cancel Reply
Exit mobile version