Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

NASIONAL · 4 Agu 2025 22:03 WIB

Rofiqi Soroti Fenomena Bendera One Piece Jelang HUT Kemerdekaan RI


 Anggota DPR RI Komisi XIII, H Muhammad Rofiqi. Foto: Hendra Lianor Perbesar

Anggota DPR RI Komisi XIII, H Muhammad Rofiqi. Foto: Hendra Lianor

Riceknews.Id – Fenomena pengibaran bendera Jolly Roger pada serial anime One Piece menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menuai sorotan. Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Selatan I, Muhammad Rofiqi, menilai fenomena ini menunjukkan perlunya edukasi ideologi Pancasila bagi generasi muda.

“Ini sangat menyentak perasaan kita menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, malah bendera ini (One Piece) yang viral. Anak-anak muda kita, Gen-Z dan Milenial, perlu kita tatar lagi nilai-nilai luhur Pancasila,” ujar Rofiqi kepada awak media usai menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di Grand Qin Banjarbaru, Senin (4/8/2025).

Rofiqi, yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banjar, menduga fenomena bendera One Piece ini bisa jadi ekspresi kekecewaan terhadap pemerintahan sebelumnya.

“Saya tidak mengetahui pasti penyebabnya, tapi buat saya memang ada kekecewaan, misalnya kepada pemerintah yang lalu yang berkaitan dengan kesejahteraan. Kita tidak bisa berbicara ideologi kalau perut rakyat masih lapar,” ungkap Anggota Komisi XI DPR RI ini.

Oleh karena itu, lanjut Rofiqi, Presiden Prabowo Subianto saat ini fokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat, salah satunya melalui program makan bergizi gratis. Dengan anggaran puluhan triliun rupiah, program ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Lebih lanjut, Rofiqi menambahkan bahwa di era teknologi informasi saat ini, anak muda banyak terpapar budaya luar yang berpotensi mengikis pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“Makanya itu, penguatan tentang ideologi Pancasila seperti ini sangat perlu bagi anak-anak muda,” tuturnya.

Rofiqi lantas bercerita, saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar, buku-buku anak harus diberi sampul yang di belakangnya terdapat teks Pancasila dan butir-butirnya. Hal ini, menurutnya, cukup efektif dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini.

“Hal-hal simpel itu yang membuat anak-anak zaman dulu cepat hafal Pancasila dan memahami nilai-nilainya. Pancasila itu dibuat dengan darah dan air mata. Banyak pengorbanan nyawa dan air mata pejuang kita dulu hingga lahirnya Pancasila,” pungkas Rofiqi.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Usai Pencopotan Dadan

3 Juni 2026 - 12:15 WIB

Ganti Pimpinan BGN, Pemerintah Pastikan Program MBG Tetap Berjalan & Semakin Kuat

3 Juni 2026 - 12:10 WIB

Fokus Efisiensi, Kemenpora Tetap Targetkan Empat Emas di Asian Games 2026

3 Juni 2026 - 12:05 WIB

Imbauan bagi WNI Eks Online Scam di Kamboja : “Segera Pulang ke Tanah Air”

3 Juni 2026 - 12:00 WIB

Tembus 3,08 Persen, Inflasi Tahunan Mei 2026 Didominasi Kenaikan Harga Pangan

2 Juni 2026 - 19:52 WIB

Hari Susu Nusantara 2026 Perkuat Komitmen Pemenuhan Gizi Anak Indonesia

2 Juni 2026 - 19:40 WIB

Trending di KESEHATAN