Menu

Mode Gelap
Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

DAERAH · 14 Mei 2026 16:01 WIB

Satgas BBM Kalsel Sidak Sejumlah SPBU, Belum Temukan Indikasi Penyelewengan


 Satgas BBM Kalsel Sidak Sejumlah SPBU, Belum Temukan Indikasi Penyelewengan Perbesar

Ricek.ID – Satuan Tugas Bahan Bakar Minyak (Satgas BBM) yang dibentuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) langsung merespons keluhan para sopir yang berdemo pada Rabu (13/5/2026), dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU pada Kamis (14/5/2026).

Tercatat ada tujuh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar yang disidak oleh satgas dibawah pimpinan Asisten II Pemprov Kalsel, Ariadi Noor.

Ariadi Noor mengungkapkan pihaknya mencoba memastikan stok biosolar tersedia di SPBU dan distribusi merata.

“Kami tidak ingin masyarakat terbebani dan menjadi korban penyalahgunaan BBM subsidi, dan kami melakukan tindakan nyata dengan menyidak beberapa SPBU,” katanya.

Selain sidak, Satgas BBM Pemprov Kalsel juga melakukan sosialisasi dan edukasi bagi pengelola SPBU, agar pengelolaan BBM subsidi tidak berbenturan dengan hukum.

Ariadi mengingatkan pengelola SPBU bahwa sanksi berat menanti jika didapati penyelewengan.

“Kita akan melakukan kegiatan sidak ini secara continue dan berkelanjutan, artinya bisa dalam bentuk sidak terselubung maupun sidak terbuka. Kita sudah memberikan arahan kepada pengelola agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan,” tegasnya.

Ariadi menuturkan pihaknya belum menemukan indikasi penyelewengan BBM subsidi saat melaksanakan sidak. Dari tujuh SPBU yang disidak, pihaknya sementara ini tidak ditemukan adanya pelangsiran BBM subsidi.

“Beberapa SPBU yang kami datangi, tidak ada indikasi penyelewengan, ya. Tidak ada pelangsiran sementara ini,” bebernya.

Salah satu pengelola SPBU, Miko, menambahkan pihaknya melayani seluruh sopir truk tanpa terkecuali. Jika ada sopir yang mengantre, pihaknya tetap menjual BBM subsidi kepada sopir truk yang membeli.

“Kalau masuk (ke SPBU) kita samakan. Pengisiannya tergantung jenis mobilnya, kalau di atas roda 8, roda 10 itu maksimal 200 liter, kalau roda 6 itu 80 liter,” terangnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Ringankan Beban Masyarakat, Pasar Murah Disperdagin Banjarmasin Diserbu Warga

13 Mei 2026 - 21:21 WIB

Jaga Kedaulatan Rupiah, Polri & BI Musnahkan Ratusan Ribu Lembar Uang Palsu

13 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kontingen Banjarmasin di POPDA 2026 Dilepas, Targetkan Raih Juara Umum

13 Mei 2026 - 21:09 WIB

Lampaui Pertumbuhan Nasional, Ekonomi Kalsel Triwulan I 2026 Tumbuh 5,67 Persen

13 Mei 2026 - 20:55 WIB

Fokus Distribusi & Pasokan Pangan, DPKP Kalsel Perkuat Penggilingan Padi

13 Mei 2026 - 20:29 WIB

Pemprov Bentuk Tim Koordinasi Usai Dirjen Bina Marga Pantau Proyek Jembatan Pulaulaut

13 Mei 2026 - 20:10 WIB

Trending di ADVERTORIAL