Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

Kab. Kotabaru · 28 Feb 2024 22:58 WIB ·

Talkshow, Strategi Pemkab Kotabaru Menurunkan Angka Stunting


 Talkshow, Strategi Pemkab Kotabaru Menurunkan Angka Stunting Perbesar

Sekda Kotabaru H Said Akhmad memaparkan strategi percepatan penurunan kasus stunting, dalam Talkshow Program ‘Halo Kotabaru’ di LPPL Radio Gema Saijaan 102 FM, Selasa  (28/2/2024).

Tak sendirian, Sekda jadi narasumber bersama Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB).

Dipandu oleh Kisra Syarwansyah mengudara di frekuensi 102FM dan live  melalui channel YouTube LPPL Radio Gema Sa-ijaan.

Sekda Kotabaru Said Akhmad via telpon menjelaskan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia di tahun 2024 harus bebas stunting. Dan Kabupaten Kotabaru harus mempunyai program yang dimulai dari titik dasar.

“Membebaskan Kabupaten Kotabaru bebas stunting salah satunya dari titik dasar dengan menggiatkan kembali Posyandu tiap desa kelurahan, karena rata-rata termasuk gizi buruk itu banyak  ditingkat masyarakat yang tidak mampu di desa-desa, ini yang harus kita lakukan,” ucap Sekda.

Selain itu, dengan menghidupkan kembali Posyandu dan terjun langsung ke lapangan dapat bisa membedakan mana yang perlu penanganan khusus maupun yang tidak.

“Termasuk kita sudah mengarahkan
dana desa lebih banyak nanti untuk menganggarkan ke Posyandu karena pendekatan lebih dekat masyarakat adalah desa, tentunya adanya anggaran baik dari segi makanan tambahan melalui Posyandu untuk ibu hamil, anak-anak balita atau gizi buruk dan pemberian vitamin,” Tambahnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Erwin Simanjuntak, menjelajaskan pihaknya juga fokus menggiatkan kegiatan di Posyandu karena Posyandu merupakan ujung tombak di masyarakat dalam pelayanan kesehatan terutama penanganan stunting.

“Kita sudah menyiapkan beberapa sarana dan prasarana di Posyandu seperti memenyediakan alat ukur antropometri untuk mengukur berat dan tinggi badan balita yang akan kita cek, dan ini melalui anggaran alokasi khusus tahun lalu,” Jelasnya.

Selain itu, pihak Dinas Kesehatan melalui Posyandu juga menggalakkan untuk pemberian makanan tambahan seperti yang sebelumnya telah disampaikan Sekda Kotabaru.

“Kita juga telah memantau melalui tim kita ahli gizi di setiap Puskesmas dan nanti juga akan terjun ke Posyandu untuk memberikan makanan tambahan dan vitamin bagi remaja putri yang sedang haid dan ibu hamil, tujuannya bagi bayi dalam kandungan selalu sehat dengan harapan stunting tuntas dan anak yang lahir dalam keadaan sehat,” harapnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton

16 April 2026 - 15:20 WIB

Program Prioritas Kemenag Kotabaru Fokus Kerukunan Lingkungan dan Pendidikan

15 April 2026 - 08:17 WIB

Pengawasan Rutin Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

15 April 2026 - 07:17 WIB

Lentera Saijaan Permudah Akses Edukasi Kesehatan Warga

15 April 2026 - 07:11 WIB

Sekolah Ramah di Kotabaru Siap Dibangun, Tinggal Tunggu Anggaran Pusat

15 April 2026 - 06:59 WIB

Gerakan BAPILAH Digencarkan, Warga Kotabaru Diajak Pilah Sampah

14 April 2026 - 15:30 WIB

Trending di Kab. Kotabaru