Tanah Laut, Ricek.ID – Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan industri jagung. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mencanangkan Kabupaten Tanah Laut sebagai sentra produksi jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di wilayah Indonesia bagian tengah yang mencapai sekitar 300 ribu ton per tahun.

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, mengatakan upaya tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, serta sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Inhutani dan PTPN.

Menurutnya, sinergi lintas sektor ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong pemanfaatan lahan yang masih tersedia agar lebih produktif.

Hal itu disampaikan Rosyanto saat meninjau kegiatan penanaman jagung di lahan seluas 10 hektare di Kelurahan Banyu Irang, Kabupaten Tanah Laut.

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan.

Ia menjelaskan bahwa potensi lahan yang tersedia di wilayah tersebut mencapai lebih dari 10.000 hektare. Namun hingga saat ini, luas lahan yang sudah ditanami jagung baru sekitar 1.000 hektare.

“Artinya ruang untuk pengembangan masih sangat luas,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Polri bersama pemerintah daerah kini mendorong pembukaan akses bagi kelompok tani agar dapat memanfaatkan lahan-lahan yang belum produktif. Selain itu, pemanfaatan kawasan perhutanan sosial juga didorong agar dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Melalui pengembangan kawasan ini, Tanah Laut diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penopang utama produksi jagung nasional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di wilayah Indonesia bagian tengah.

Pewarta: Rachman

Share.
Leave A Reply Cancel Reply
Exit mobile version