Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

HEADLINE · 28 Apr 2026 11:16 WIB

Tiba Pagi di RSUD Bekasi, Presiden Prabowo Pastikan Korban Kecelakaan Kereta Tertangani Optimal


 Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Selasa pagi, 28 April 2026. Foto: BPMI Setpres Perbesar

Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Selasa pagi, 28 April 2026. Foto: BPMI Setpres

Ricek.ID- Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa pagi, 28 April 2026.

Presiden tiba sekitar pukul 08.39 WIB dan langsung menuju poli bedah sebelum melanjutkan kunjungan ke ruang perawatan Bougenville. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menyempatkan diri menyapa serta berbincang dengan sejumlah korban yang tengah menjalani perawatan.

Di hadapan awak media, Presiden menyampaikan keprihatinan mendalam atas kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan segera melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kejadian.

“Kita semua prihatin dan kaget dengan kecelakaan ini. Saya menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah. Kita akan segera lakukan investigasi, namun secara umum kita lihat masih banyak perlintasan kereta yang belum dijaga dengan baik, dan ini akan segera kita benahi,” kata Presiden.

Presiden memastikan seluruh korban luka mendapatkan penanganan medis terbaik hingga pulih. Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis korban dan keluarga yang terdampak.

Dalam kunjungan itu, Presiden turut menerima laporan dari jajaran terkait mengenai penanganan korban pascakecelakaan. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk merespons insiden ini secara cepat dan menyeluruh, termasuk memperkuat sistem keselamatan transportasi kereta api.

Kecelakaan diketahui melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/04) malam.

Data sementara yang disampaikan pihak terkait menyebutkan hingga Selasa pagi, tujuh orang meninggal dunia, sementara puluhan korban lainnya berhasil dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis.

Proses evakuasi dilakukan secara intensif sejak malam kejadian, termasuk penyelamatan korban yang sempat terjebak di dalam rangkaian kereta. Petugas gabungan masih terus melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan seluruh korban tertangani dengan baik.

Sementara itu, penyelidikan atas penyebab kecelakaan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi guna memastikan proses investigasi berjalan secara menyeluruh dan independen.

Sumber: BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Prabowo Pimpin Pelantikan 1.204 Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026

29 Juli 2026 - 18:53 WIB

KPK Kembali Lakukan OTT di Pemalang, Sita Uang Lebih dari Rp2 Miliar

29 Juli 2026 - 18:50 WIB

Pemda Alami Kesulitan Anggaran, Wamendagri Minta Tak PHK PPPK

29 Juli 2026 - 18:47 WIB

Ungkap Lima Kasus Pembunuhan Sepanjang 2026, Polres Banjar Sebut Motif Dendam & Sakit Hati Mendominasi

29 Juli 2026 - 15:52 WIB

Pembunuhan di Sungai Pinang Dipicu Sakit Hati, Pelaku Rekayasa Korban Seolah Bunuh Diri

29 Juli 2026 - 15:49 WIB

Dorong Ketahanan Energi Nasional, Presiden Prabowo Minta Dilakukan Percepatan Pemerataan Akses Listrik Desa

28 Juli 2026 - 21:38 WIB

Trending di EKOBIS