Ricek.ID- Di tengah rutinitas tugas sebagai anggota kepolisian, Brigadir Ihya ‘Ainizzahra membuktikan bahwa dedikasi dan disiplin mampu melampaui batas profesi. Dari Osaka, Jepang, ia membawa pulang tiga medali dalam ajang The 22nd WATA International Taekwondo Championship 2026, sebuah capaian yang tak hanya membanggakan institusi, tetapi juga daerah asalnya, Kalimantan Selatan.
Pada kompetisi tersebut, Ihya tampil impresif di nomor Individual Poomsae (Advance) U30 Female dengan meraih juara pertama. Ia juga mengamankan dua medali perak dari kategori Pair Poomsae dan Team Poomsae (No Age Limit). Hasil itu menjadi bukti konsistensi latihan di tengah padatnya tugas sebagai personel Polres Banjarbaru.
Bagi Ihya, kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembuktian bahwa anggota kepolisian mampu berprestasi di panggung internasional. Latihan yang dijalani secara disiplin, serta komitmen menjaga performa, menjadi kunci keberhasilannya.
Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi Ihya sebagai representasi semangat anggota Polri yang tidak hanya unggul dalam tugas, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Institusi tentu akan memberikan penghargaan atas prestasi yang diraih,” ujarnya.
Lebih dari sekadar medali, keberhasilan Ihya membawa pesan kuat—bahwa peluang berprestasi terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha. Di tengah tuntutan tugas, ia menunjukkan bahwa kerja keras dan ketekunan dapat mengantarkan langkah hingga ke panggung dunia.
Kini, capaian dari Osaka itu diharapkan tak berhenti sebagai catatan prestasi, melainkan menjadi pemantik semangat, baik bagi sesama anggota kepolisian maupun generasi muda di Kalimantan Selatan, untuk berani bermimpi dan berkompetisi di tingkat internasional.













