Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

INSPIRASI · 29 Apr 2026 16:22 WIB

Tiga Medali dari Osaka, Dedikasi Brigadir Ihya Harumkan Banjarbaru


 Polwan Polres Banjarbaru, Brigadir Ihya ‘Ainizzahra, meraih tiga medali pada ajang The 22nd WATA International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang. Foto: istimewa Perbesar

Polwan Polres Banjarbaru, Brigadir Ihya ‘Ainizzahra, meraih tiga medali pada ajang The 22nd WATA International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang. Foto: istimewa

Ricek.ID- Di tengah rutinitas tugas sebagai anggota kepolisian, Brigadir Ihya ‘Ainizzahra membuktikan bahwa dedikasi dan disiplin mampu melampaui batas profesi. Dari Osaka, Jepang, ia membawa pulang tiga medali dalam ajang The 22nd WATA International Taekwondo Championship 2026, sebuah capaian yang tak hanya membanggakan institusi, tetapi juga daerah asalnya, Kalimantan Selatan.

Pada kompetisi tersebut, Ihya tampil impresif di nomor Individual Poomsae (Advance) U30 Female dengan meraih juara pertama. Ia juga mengamankan dua medali perak dari kategori Pair Poomsae dan Team Poomsae (No Age Limit). Hasil itu menjadi bukti konsistensi latihan di tengah padatnya tugas sebagai personel Polres Banjarbaru.

Bagi Ihya, kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembuktian bahwa anggota kepolisian mampu berprestasi di panggung internasional. Latihan yang dijalani secara disiplin, serta komitmen menjaga performa, menjadi kunci keberhasilannya.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi Ihya sebagai representasi semangat anggota Polri yang tidak hanya unggul dalam tugas, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Institusi tentu akan memberikan penghargaan atas prestasi yang diraih,” ujarnya.

Lebih dari sekadar medali, keberhasilan Ihya membawa pesan kuat—bahwa peluang berprestasi terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha. Di tengah tuntutan tugas, ia menunjukkan bahwa kerja keras dan ketekunan dapat mengantarkan langkah hingga ke panggung dunia.

Kini, capaian dari Osaka itu diharapkan tak berhenti sebagai catatan prestasi, melainkan menjadi pemantik semangat, baik bagi sesama anggota kepolisian maupun generasi muda di Kalimantan Selatan, untuk berani bermimpi dan berkompetisi di tingkat internasional.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Lepas Kontingen SOIna Banjarmasin, Sekda Tegaskan Komitmen Dukung Olahraga Disabilitas

12 Juni 2026 - 18:53 WIB

Erick Thohir Imbau Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Gratis untuk Hibur Masyarakat & Gerakkan Roda Perekonomian

11 Juni 2026 - 19:55 WIB

Fokus Siapkan PON Mendatang, Dispora Kalsel Lanjutkan Insentif Atlet & Pelatih Berprestasi

11 Juni 2026 - 19:49 WIB

Menangi Laga FIFA Matchday Dua Kali, Peringkat Indonesia Diharapkan Naik Mendekati Angka 100

11 Juni 2026 - 09:29 WIB

PGSI Kalsel Jadikan Ajang UPI Wrestling Invitation 2026 untuk Asah Mental Tanding Atlet

9 Juni 2026 - 19:18 WIB

Jelang Laga Kedua FIFA Matchday 2026 Lawan Mozambik, Timnas Indonesia Lakukan Persiapan Matang

9 Juni 2026 - 12:13 WIB

Trending di OLAHRAGA