Warga mengeluhkan kerusakan Jalan Melati Desa Labuan Tabu, Martapura, Kabupaten Banjar. Menurut warga, jalan itu sudah rusak sejak tahun 2018 hingga sekarang dan belum tersentuh perbaikan.
Ketua RT 02 Desa Labuan Tabu, Muhammad Rasadi, mengatakan sudah 6 tahun jalan ini menjadi penyebab banyak terjadi kecelakaan sampai memakan korban jiwa.
“Tidak terhitung sudah berapa kali terjadi kecelakaan di sini. Karena pengendara motor saling menghindari lubang dari arah berlawanan,” ujarnya, Rabu (21/8/2024).
Rasadi masih ingat jelas peristiwa nahas di tahun 2019. Pemotor tewas dalam kecelakaan tunggal akibat jalan rusak. “Waktu itu terjadi pada malam hari,” ingatnya.
“Jadi korban dengan temannya berboncengan, kemudian terjatuh usai menghindari jalan berlubang. Pengemudi meninggal dan temannya luka – luka,” ucapnya.
Tak lama pasca-kecelakaan itu, ia bersama pemerintah desa mengusulkan perbaikan jalan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, sekarang bertambah Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar.
“Sepanjang dua kilometer jalan rusak yang kami usulkan. Sampai sekarang belum ada kabarnya apalagi diperbaiki,” ungkapnya dibenarkan ketua RT lainnya.
Jalan ini juga sempat menjadi janji politik dengan iming – iming akan diperbaiki seluruhnya oleh salah satu caleg DPRD Banjar saat berkampanye di Pemilu 2024 lalu. Bahkan dia dengan timnya sempat melakukan pengukuran jalan tersebut.
“Kemudian dia kembali terpilih jadi anggota DPRD Kabupaten Banjar. Namun sampai sekarang belum ada sama sekali kabar janjinya,” pungkasnya.
Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Banjar, Jimmy, saat dikonfirmasi belum bersedia memberikan keterangan lantaran sedang sibuk.
Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra Lianor
