Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

Kab. Kotabaru · 7 Mar 2024 15:29 WIB ·

Edukasi Gizi Bersama Dalam Peringatan Hari Gizi Nasional


 Edukasi Gizi Bersama Dalam Peringatan Hari Gizi Nasional Perbesar

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun berikan edukasi Gizi dan bantuan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk murid SD di Desa Mitra.

Kegiatan bekerjasama dengan tim Puskesmas Serongga, Kelumpang Hilir (07/03/2024) ini, diikuti peserta dengan total 963 murid dari Lima Sekolah Dasar yakni, SDN 1 TEGALREJO, SDN 2 TEGALREJO, SDN 1 SERONGGA, SDN 2 SERONGGA, SDN PULAU PANCI dan berlangsung selama 5 hari secara bergiliran.

Peringatan Hari Gizi Nasional bertepatan pada tanggal 28 Februari Tahun 2024, yang mana Indocement dan Puskesmas memberikan edukasi gizi dengan Tema yaitu “ ISI PIRINGKU”.

dr. Fatmawati selaku Kepala Puskesmas Serongga Kotabaru menyampaikan terimakasih untuk PT.Indocement plant 12 Tarjun karena kegiatan memperingati hari gizi tahun 2024 ini sekaligus untuk mengenalkan anak-anak tentang manfaat sarapan pagi serta keanekaragaman menu diisi piringku.

Diharapkan anak-secara dini sudah mengenal isi piringku dan dapat mengimplementasikan di rumah untuk seluruh anggota keluarga makan sesuai isi piringku agar kebutuhan gizi untuk tubuh bisa terpenuhi,” tuturnya.

Peringatan Hari Gizi Nasional 2024 oleh PT Infocement di SD

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Plant 12 Tarjun, Agus Fahri Rasad melalui SHCSR Department Head Indocement Plant Tarjun, M. Syaifuddin menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan.

“Dalam kegiatan ini sangat penting sekali untuk mendukung dan memberikan asupan gizi yang baik sekaligus juga mendukung program pemerintah dalam pengentasan stunting di wilayah Kabupaten Kotabaru,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga sambung Syaifudin sejalan dengan Program SDG’s No.3, pilar Kesehatan yaitu kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia.

Indonesia mempunyai masalah gizi yang cukup berat yang ditandai dengan banyaknya kasus gizi kurang pada anak balita, usia masuk sekolah baik pada laki- laki dan perempuan.

Masalah gizi pada usia sekolah dapat menyebabkan rendahnya kualitas tingkat pendidikan, tingginya angka absensi dan tingginya angka putus sekolah. Malnutrisi merupakan suatu dampak keadaan status gizi baik dalam jangka waktu pendek maupun jangka waktu lama.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton

16 April 2026 - 15:20 WIB

Program Prioritas Kemenag Kotabaru Fokus Kerukunan Lingkungan dan Pendidikan

15 April 2026 - 08:17 WIB

Pengawasan Rutin Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

15 April 2026 - 07:17 WIB

Lentera Saijaan Permudah Akses Edukasi Kesehatan Warga

15 April 2026 - 07:11 WIB

Sekolah Ramah di Kotabaru Siap Dibangun, Tinggal Tunggu Anggaran Pusat

15 April 2026 - 06:59 WIB

Gerakan BAPILAH Digencarkan, Warga Kotabaru Diajak Pilah Sampah

14 April 2026 - 15:30 WIB

Trending di Kab. Kotabaru