Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Kotabaru · 15 Apr 2026 06:59 WIB

Sekolah Ramah di Kotabaru Siap Dibangun, Tinggal Tunggu Anggaran Pusat


 Sekolah Ramah di Kotabaru Siap Dibangun, Tinggal Tunggu Anggaran Pusat Perbesar

Ricek.ID- Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Sosial memastikan persiapan pembangunan Sekolah Ramah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu telah mencapai 100 persen.

Proyek strategis yang bertujuan memutus mata rantai kemiskinan ini kini tinggal menunggu penentuan prioritas anggaran dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kotabaru, Nurviza, menyampaikan seluruh tahapan telah diselesaikan, mulai dari pengajuan proposal hingga penetapan lokasi pembangunan.

“Upaya Dinas Sosial sudah maksimal, sudah 100 persen. Lokasi kita juga telah dinyatakan layak oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Saat ini kita tinggal menunggu keputusan terkait alokasi anggaran dari pusat,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Ia menambahkan, sinyal positif mulai terlihat dengan adanya konsultan perencanaan yang telah melakukan pemetaan topologi di lokasi pembangunan.

Sekolah Ramah ini dirancang dengan konsep berasrama penuh dan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan.

Seluruh biaya operasional, mulai dari kebutuhan hidup hingga pendidikan, akan ditanggung sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

“Orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya. Bahkan akan diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan sosial,” jelasnya.

Selain pendidikan formal, Sekolah Ramah juga akan menitikberatkan pada pembentukan karakter sebagai upaya membangun generasi yang mandiri dan berdaya saing.

Pemerintah juga telah menyiapkan rencana jangka panjang bagi lulusan, termasuk peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur khusus.

“Targetnya adalah memutus rantai kemiskinan agar anak-anak ini memiliki masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Dari sisi anggaran, kebutuhan operasional per siswa diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta per tahun. Namun seluruh pembiayaan berasal dari APBN sehingga tidak membebani anggaran daerah.

“Daerah hanya menyediakan lahan. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Bupati Kotabaru Apresiasi BUMDes Expo 2026 Desa Batuah, Dorong Penguatan Ekonomi & Potensi Desa

14 Juni 2026 - 20:21 WIB

Perkuat Kedaulatan Ekonomi di Wilayah Kepulauan, BI Kalsel & TNI AL Tutup Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Kotabaru

14 Juni 2026 - 15:35 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Gala Premier Film Dokumenter Budaya Lokal

14 Juni 2026 - 09:22 WIB

Pemkab Kotabaru Lepas Kafilah MTQ Menuju Ajang Bergengsi MTQ Tingkat Nasional Provinsi Kalsel

13 Juni 2026 - 20:14 WIB

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka

13 Juni 2026 - 16:20 WIB

Tingkatkan Penyerapan Lulusan SMK, Disdikbud Kalsel Akan Optimalkan Tracer Study

12 Juni 2026 - 18:17 WIB

Trending di DAERAH