Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Kab. Banjar · 23 Apr 2024 15:15 WIB

Nurgita Tiyas Minta Semua Pihak Komitmen Turunkan Stunting


 Nurgita Tiyas Minta Semua Pihak Komitmen Turunkan Stunting Perbesar

Usai dibuka oleh Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Rapat Koordinasi (Rakoor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) di Hotel Grand Qin, Selasa (23/4/2024) berlanjut dengan sesi pemberian materi.

Narasumber Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas menegaskan, pentingnya kolaborasi antara TP PKK dan instansi terkait lainnya dalam menangani masalah stunting. Menurutnya, dengan kolaborasi tersebut nantinya dapat menghasilkan program dan kegiatan yang tepat untuk menekan penurunan angka prevalensi stunting yang cukup tinggi di Kabupaten Banjar.

“Peran PKK kedepan untuk mencapai target nasional penurunan stunting menjadi 14 persen salah satunya adalah berperan aktif melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola makan yang sehat serta pola asuh anak,” jelasnya.

Nurgita juga mengingatkan bahwa penanganan stunting bukanlah tugas yang dapat dilakukan secara individu, melainkan membutuhkan kerja sama dan komitmen dari semua elemen masyarakat.

Di tempat yang sama, Kepala Dinsos P3AP2KB Banjar Dian Marliana menyebut, berdasarkan data pada Maret 2023, prevalensi stunting tertinggi di Kabupaten Banjar adalah wilayah Kecamatan Paramasan. Sedangkan terkait partisipasi masyarakat hadir di posyandu yang paling rendah juga kecamatan tersebut.

“Sesuai arahan Ibu Ketua TP PKK kita akan bergerak bersama seluruh SKPD yang terlibat sesuai tupoksinya masing-masing akan melakukan pelayanan dan pemberian bantuan atau apapun bentuk kegiatannya untuk dapat menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Paramasan,” ungkapnya.

Rencana untuk menekan penurunan stunting di Kecamatan Paramasan lanjut Dian, menyasar penimbangan di Posyandu pada Mei mendatang untuk data SSGI 2023 yang akan dirilis oleh Kementerian Kesehatan.

Saat ini pihaknya telah melaksanakan rembuk stunting ditingkat kecamatan, dari hasil tersebut kendala apa yang ada ditingkat kecamatan, kelurahan dan desa akan dibahas pada rembuk stunting kabupaten.

“Kendala kita yang paling utama sebenarnya bukan hanya berkaitan dengan pemberian makanan tetapi juga pola asuh dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di 16 Lokasi Terdampak Kekeringan, Polres Banjar Siapkan Bantuan Bergilir

9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Optimalkan PAD, TP2DD Banjar Dorong Perluasan Transaksi Digital

9 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Gelar Bimtek Olahan Waluh di Sungai Batang, DKPP Banjar Tingkatkan Nilai Jual Pangan Lokal

8 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bakesbangpol Kabupaten Banjar Fasilitasi Peran Masyarakat Tangkal Radikalisme & Berita Hoaks

8 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Sosialisasi Penggunaan Pestisida Aman, Distan Banjar Jaga Kesehatan Petani & Lingkungan

8 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Trending di ADVERTORIAL