Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Banjar · 3 Sep 2024 19:23 WIB

Kadishub Banjar Beri Solusi Para Sopir Angkot Martapura


 Kadishub Banjar I Gusti Nyoman Yudiana. foto-harus Perbesar

Kadishub Banjar I Gusti Nyoman Yudiana. foto-harus

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana memberikan solusi kepada para sopir angkutan kota (angkot) yang protes beroperasinya angkutan massal Bus Tayo.

Hal itu Nyoman sampaikan langsung kepada para sopir angkot yang protes hingga mendatangi kantor Dishub Banjar, Selasa (3/9/2024) siang.

Kepala Dishub Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana mengatakan bahwa sopir angkot akan menjadi Feeder. Sehingga tidak dilantarkan begitu saja.

“Feeder ini akan membantu bus tayo yang beraktivitas di Jalan Ahmad Yani,” ucapnya.

Perlu diketahui, Feeder berfungsi sebagai penjemput penumpang di lokasi tertentu dan membawa ke titik transit tempat melanjutkan perjalanan dengan layanan bus utama.

Ia melanjutkan, pihaknya telah menyediakan dua trayek atau rute agar para sopir menjadi Feeder untuk mengantarkan penumpang ke halte bus tayo.

Dua trayek dimaksud, trayek pertama dari Bincau, Indrasari, Sekumpul, Pusat Pertokoan Sekumpul (PPS) dan Pasar Batuah.

Trayek kedua, dari Darul Hijrah, Sungai Sipai, Jalan Veteran, PPS, dan Pasar Batuah. “Dua trayek ini akan menjadi bolak – balik,” kata Nyoman.

Nyoman juga bilang, jika masyarakat menginginkan rute di manapun, pihaknya akan membantu untuk memasukan trayek di sana.

Agar para sopir angkutan ini mendapat suntikan dana dari pemerintah, Nyoman meminta para sopir angkutan ini harus dikelola dan badan hukum.

“Anggarannya tersedia Rp160 juta. Kami berharap para sopir taksi membuat koperasi dan organisasi. Sehingga bantuan ini bisa disalurkan,” jelasnya.

Nyoman mengingatkan, hampir sebagian besar mobil angkutan saat ini tidak memenuhi persyaratan untuk layak jalan. Seperti STNK dan uji kelayakan kendaraan (KIR) yang mati.

“Pemerintah ingin juga menciptakan angkutan yang aman dan nyaman. Maka dari itu diharapkan agar sopir secepatnya dapat membuat KIR, hal ini juga dapat membantu kami dalam memverifikasi mobil angkutan yang layak untuk masyarakat,” imbaunya.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

HUT ke-38 PTAM Intan Banjar, Perkuat Komitmen Tingkatkan Pelayanan kepada Pelanggan

23 Juni 2026 - 21:05 WIB

Siswi MA Hidayatullah Martapura Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026 Wakili Provinsi Kalsel

23 Juni 2026 - 18:07 WIB

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Dispersip Banjar Optimis Raih Tiga Besar Nasional

23 Juni 2026 - 18:03 WIB

Disdik Banjar Salurkan 15 Unit Laptop ke SDN Pematang Panjang Dukung Digitalisasi Pendidikan

22 Juni 2026 - 20:36 WIB

Pemkab Banjar Anggarkan Rp5,2 Miliar untuk Bangun Jalan Penghubung Tiga Desa

22 Juni 2026 - 20:24 WIB

Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku Perdana, Bongkar Problem Restitusi Korban & Peran Kejaksaan sebagai Kurator Negara

21 Juni 2026 - 09:57 WIB

Trending di HUKUM