Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif

Kab. Banjar · 8 Des 2024 08:49 WIB

Bupati Banjar Sebut Lomba Ikan Hias dan Beganalan Iwak Papuyu Perlu Dikembangkan


 Bupati Banjar Saidi Mansyur saat menghadiri Lomba Ikan Hias dan Baganalan Iwak Papuyu di RTH Alun Alun Ratu Zalecha, Sabtu (7/12/2024) pagi. Perbesar

Bupati Banjar Saidi Mansyur saat menghadiri Lomba Ikan Hias dan Baganalan Iwak Papuyu di RTH Alun Alun Ratu Zalecha, Sabtu (7/12/2024) pagi.

Riceknews.id – Bupati Banjar Saidi Mansyur menyebut lomba Ikan Hias dan Beganalan Iwak Papuyu perlu dikembangkan karena banyak peminat.

“Setiap giat ke desa pasti ada pedagang ikan hias Cupang. Semoga ini menjadi daya tarik untuk dikembangkan melalui dinas terkait,” kata Bupati Saidi saat menghadiri Lomba Ikan Hias dan Baganalan Iwak Papuyu di RTH Alun Alun Ratu Zalecha, Sabtu (7/12/2024) pagi.

Saidi mengungkapkan, lomba ini memiliki misi lebih besar yaitu membangkitkan semangat, gairah, serta roda ekonomi masyarakat terutama bagi pelaku usaha dan penghobi ikan hias.

Kemudian Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Banjar, Sipliansyah Hartani mengungkapkan, lomba ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional dan menghidupkan kembali para pencinta ikan hias.

“Selain ikan hias Cupang, kami melombakan beganalan iwak Papuyu agar menumbuhkan kembali pembudidayaannya di Kabupaten Banjar. Peserta yang ikut berasal dari tiga provinsi yaitu Kalsel, Kalteng dan Kaltim” ungkap Sipliansyah.

Penilaian Papuyu lanjut Sipliansyah diukur berdasarkan bobot. Kalau ada kesamaan bobot maka akan dilihat bentuk dan besar badan ikan tersebut, termasuk panjang dan lebar badan.

“Alasan ikan Papayu dilombakan karena merupakan endemik asli Kalimantan, rasanya enak kemudian harga jual yang tinggi. Jadi melalui lomba ini, Papuyu akan menjadi primadona di Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dua Nakes RSUD Ratu Zalecha Raih Penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Kalsel

14 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Kepala Dinsos P3AP2KB Terima Penghargaan pada Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

14 Agustus 2026 - 20:39 WIB

76 Tahun Kabupaten Banjar, Saidi Mansyur Ajak Masyarakat Menata & Menjaga Daerah

14 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Perkenalkan Budaya Daerah Dalam Perayaan Hari Kemerdekaan, SMPN 4 Sungai Tabuk Angkat Permainan Asinan

14 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Semarakkan Hari Jadi Kabupaten Banjar & HUT RI, Kecamatan Gambut Gelar Lomba Azan & Tartil

14 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Brigade Pangan Tani Modern Martapura Timur Tingkatkan Produktivitas Padi Ditengah Kemarau Panjang

14 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Trending di ADVERTORIAL