Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

DAERAH · 30 Jan 2025 21:19 WIB ·

Tantangan Petugas DPKP Banjar Saat Evakuasi Korban Banjir


 Tantangan Petugas DPKP Banjar Saat Evakuasi Korban Banjir Perbesar

Riceknews.id – Di tengah hujan yang mengguyur Kabupaten Banjar, puluhan ribu warga terdampak banjir. Di balik bencana ini, ada kisah para petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar yang tak kenal lelah mengevakuasi korban.

Terendam air hingga kaki berjamur (kutu air/balancat) dan keriput, bukan halangan bagi petugas DPKP. Hujan deras, arus sungai, dan ancaman hewan berbahaya menjadi tantangan yang harus mereka hadapi saat mengevakuasi korban banjir.

Seperti yang terlihat pada Kamis (30/1/2025) siang hingga sore, petugas DPKP Banjar bersama Satpol PP melakukan penyisiran hingga Desa Sungai Batang, Martapura Barat.

“Hari ini, kami menerima 20 laporan dengan jumlah korban yang bervariasi,” ujar Kasi Pemadaman, Penyelamatan dan Evakuasi DPKP Banjar, Ihwan Fahri.

Nor Haminah (22), Muhammad Samlawi (25), Muhammad Nur (28), dan Supian Sauri (46) bersama tim Satpol PP menyusuri jalan yang terendam arus deras di Pekauman Ulu, Martapura Timur hingga Desa Sungai Batang, Martapura Barat.

Namun, sesampainya di titik evakuasi, korban telah berangkat dengan mobil keluarga mereka.

“Cepatlah pemerintah beri bantuan yang tidak percuma! Jangan nasi bungkus saja,” teriak seorang warga saat penyisiran.

Petugas pun berbalik arah dan membantu mengevakuasi warga yang tersisa.

Sebanyak 13 warga dengan 3 unit motor diangkut menggunakan mobil Satpol PP.

“Sempat terkendala karena menyesuaikan ukuran truk dengan gelombang air di jalan yang terendam. Gelombang air itu dapat merusak rumah warga,” ujar Iwan.

Setelah mengantar warga ke tempat yang aman, petugas kembali ke kantor. Tak lama berselang, laporan evakuasi kembali masuk. Kali ini, sembilan santriwati terjebak di dalam pagar dan membutuhkan evakuasi.

“Truk yang dapat memuat sembilan orang masih proses evakuasi di titik lain,” imbuh Samlawi saat menerima laporan melalui Iwan.

“Hingga sekarang kami terkendala kekurangan armada dan truk evakuasi, khususnya untuk banjir,” ungkap Iwan.

Meski lelah dan keluarga mereka juga terdampak banjir, para petugas tetap siaga 24 jam. Mereka bekerja dengan niat beribadah dan berharap pekerjaan mereka selalu dilancarkan serta diberikan keselamatan.

Penulis: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pertamina Dukung BPK Lewat Budidaya Gurame Perkuat Ekonomi dan Siaga Karhutla

17 April 2026 - 14:19 WIB

PT AGM Bantah Belum Bayar Ganti Rugi Lahan di HSS

8 April 2026 - 11:03 WIB

Antisipasi Kemarau Panjang Distribusi Air Bersih Dipastikan Tetap Lancar

4 April 2026 - 15:14 WIB

Persiapan Haul Datu Kelampayan Capai 90 Persen

24 Maret 2026 - 11:23 WIB

89 BPK Relawan Buser 690 Banjar Ikuti Pawai Gema Takbiran di Martapura

21 Maret 2026 - 01:02 WIB

Polres Banjar Matangkan Pengamanan Haul ke-220 Datu Kelampayan

18 Maret 2026 - 16:42 WIB

Trending di DAERAH