Riceknews.id – Tercatat 450 rumah di Desa Kelampayan Tengah, Kabupaten Banjar terdampak banjir. Mayoritas warga sebagai pedagang tidak dapat bekerja, Sabtu (1/2/2025) sore.
“Biasanya warga berdagang di Kubah Kelampayan, karena banjir akses terhambat, mereka tidak berjualan dan tetap di rumah,” ujar Pembakal Desa Kelampayan Tengah, Rusdian.
Rusdian mengisahkan, banjir mencapai rumah warga sejak Selasa (28/1) lalu. Warga memilih tetap di rumah karena peziarah ke Kubah Kelampayan berkurang.
“Para peziarah kesulitan menggunakan akses jalan, terutama pengguna roda dua sudah tidak bisa. Di RT tiga titik air tertinggi dari sana motor sudah pasti mati,” cerita Rusdian.
Ia melanjutkan, walau terhambat, mereka masih rutin berziarah setiap malam Rabu.
“Maka dari itu, kami aparat desa bersama masyarakat membantu peziarah pengguna roda dua menggunakan motor Tossa desa,” lanjutnya.
Rusdian mengungkapkan hari ini air mulai surut. Ketinggian air sekarang mencapai atas lutut kaki dewasa.
“Semoga banjir semakin surut setiap harinya, agar warga kami dapat beraktifitas seperti biasa,” asanya.
Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra
















