Menu

Mode Gelap
Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

NASIONAL · 20 Feb 2025 20:32 WIB

Hendropriyono Ingatkan Bappenas: Perencanaan Nasional Jangan Melupakan Sejarah


 Hendropriyono Ingatkan Bappenas: Perencanaan Nasional Jangan Melupakan Sejarah Perbesar

Riceknews.Id – A.M Hendropriyono mengingatkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, agar perencanaan nasional tidak melupakan sejarah bangsa.

Menurut Hendropriyono, bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang pernah memiliki kerajaan-kerajaan kuat dengan kekuasaan yang bahkan melampaui wilayah Indonesia saat ini.

Ia juga menyebutkan bahwa teknologi kerajaan-kerajaan Nusantara pada masanya lebih maju dari peradaban lain di dunia.

“Kita pernah memiliki teknologi hingga menguasai samudra dengan kapal berukuran terbesar di masanya, seperti yang dimiliki Kerajaan Majapahit,” ujarnya saat acara silaturahmi di Kraton Majapahit, Jakarta (19/2/2025).

Oleh karena itu, Hendropriyono menekankan pentingnya bagi Bappenas untuk tidak melupakan sejarah dalam menyusun dan melaksanakan perencanaan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Rachmat Pambudy, Menteri PPN/Kepala Bappenas, menyatakan bahwa perencanaan ke depan akan selalu berkaitan dengan apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang dihadapi saat ini, dan bagaimana tujuan bangsa di masa depan.

Ia menambahkan, sejarah Majapahit membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu menjadi bangsa yang kaya, makmur, adil, dan disegani.

Bahkan, kata Rachmat, Majapahit tidak pernah tunduk kepada Kekaisaran Mongol yang menguasai lebih dari setengah belahan dunia.

“Badan Perencanaan Nasional akan selalu melihat sejarah peradaban tinggi yang pernah kita raih sebagai acuan,” tegasnya.

Pangeran Cevi Yusuf Isnendar dari Kesultanan Banjar juga menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh Hendropriyono dan Rachmat Pambudy.

Ia berharap pembangunan nasional tidak melupakan sejarah, terutama karena Indonesia memiliki peradaban tinggi di masa lalu.

“Kita pernah berada di puncak peradaban, dan kita akan kembali meraihnya. Pembangunan harus berjalan seiring dengan budaya, kearifan lokal, dan lingkungan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Langgar Hukum Haji, Konjen RI Jeddah Konfirmasi Penahanan 19 WNI Oleh Arab Saudi

15 Mei 2026 - 20:10 WIB

Purbaya Ungkap Belanja Masyarakat Jadi Penggerak Ekonomi Triwulan I 2026

15 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kemenkes Dorong Nutri-Level Jadi Tren Baru Hidup Sehat Anak Muda Indonesia

15 Mei 2026 - 19:55 WIB

Korlantas Andalkan ETLE Jadi Penguat Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis Digital

15 Mei 2026 - 19:45 WIB

Cegah Anak Terpapar Judi Online, Menkomdigi Ajak Masyarakat Jadi Benteng Utama Pencegahan

15 Mei 2026 - 19:40 WIB

Jelang Armuzna, Jemaah Haji Diimbau Jaga Kondisi Tubuh

14 Mei 2026 - 19:14 WIB

Trending di NASIONAL