Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Kotabaru · 14 Apr 2025 22:36 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Rapat Persiapan Rembuk Stunting, Tekankan Komitmen Penurunan


 Pemkab Kotabaru Gelar Rapat Persiapan Rembuk Stunting, Tekankan Komitmen Penurunan Perbesar

Riceknews.Id – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar rapat persiapan pelaksanaan Rembuk Stunting Aksi 3 tahun 2025. Rapat yang berlangsung di ruang rapat Pulau Inspirasi pada Senin (14/4/2025) ini dipimpin oleh Kepala DPPPAPPKB, Ir. Sri Sulistiyani, M.PH.

Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pendidikan, dan Dinas Sosial.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi di tingkat kabupaten/kota. Selain itu, rapat ini juga menjadi wadah untuk mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting yang terintegrasi.

Dilaporkan bahwa Rembuk Stunting dalam Aksi 3 wajib dilaksanakan minimal satu kali setiap kabupaten/kota. Namun, daerah dapat melaksanakan rembuk stunting lebih dari satu kali dalam setahun, mempertimbangkan urgensi isu dan ketersediaan sumber daya.

Sri Sulistiyani dalam arahannya menegaskan bahwa Rembuk Stunting bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan forum penting untuk menyatukan persepsi dan menyusun rencana aksi yang terukur.

“Dengan adanya rapat ini, setiap SKPD terkait menyampaikan program mengenai Rembuk Stunting. Diharapkan seluruh pihak dapat lebih siap dan fokus dalam pelaksanaannya, sehingga program percepatan penurunan stunting dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Sri Sulistiyani.

Sementara itu, Plt. Kabid Statistik Rusmana menyampaikan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Diskominfo dalam hal publikasi dan perencanaan, termasuk sosialisasi. Ia menekankan pentingnya data yang valid dari setiap OPD.

“Program ke depan adalah sosialisasi dan penyebaran informasi terkait percepatan penurunan stunting,” ucap Rusmana.

Hasil dari Rembuk Stunting ini akan menjadi dasar gerakan penurunan stunting di tingkat kabupaten/kota melalui integrasi program antar OPD penanggung jawab layanan dan partisipasi masyarakat. Hasil yang diharapkan adalah adanya komitmen penurunan stunting yang ditandatangani oleh Bupati/Walikota, DPRD, perwakilan desa, pimpinan OPD, sektor non-pemerintah, dan masyarakat. Selain itu, dihasilkan pula rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi lintas sektor yang akan dimasukkan dalam RKPD/Renja OPD tahun berikutnya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

HARGANAS ke-33, Pemkab Kotabaru Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Keluarga

29 Juni 2026 - 18:45 WIB

Empat Ruas Jalan di Kotabaru Mulus Diaspal, PUPR Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur

29 Juni 2026 - 13:21 WIB

Kabupaten Kotabaru Mantapkan Posisi Sebagai Destinasi Unggulan Olahraga Dirgantara

25 Juni 2026 - 18:26 WIB

Sambangi Kafilah Kotabaru, Bupati Barito Kuala Beri Semangat Jelang Final MTQ Kalsel

25 Juni 2026 - 18:19 WIB

Kedatangan Jamaah Haji Kloter 13 BDJ di Kotabaru Disambut Haru Keluarga

23 Juni 2026 - 17:53 WIB

Kapolres Kotabaru Kunjungi Polsek Pulau Sembilan, Polsek Terjauh di Tengah Laut

20 Juni 2026 - 14:30 WIB

Trending di ADVERTORIAL