Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

HIBURAN · 22 Agu 2025 20:48 WIB

Tampilkan Budaya Dayak Dusun Ma’anyan, Sanggar Nansarunai Ajak Lestarikan Seni Leluhur


 Sanggar Nansarunai foto bersama dengan Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halabi dan suami didampingi Ketua DPRD Gusti Rizky dan Pj Sekda Banjarbaru Sirajoni. (Foto : Doc Newsway.co.id) Perbesar

Sanggar Nansarunai foto bersama dengan Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halabi dan suami didampingi Ketua DPRD Gusti Rizky dan Pj Sekda Banjarbaru Sirajoni. (Foto : Doc Newsway.co.id)

Riceknews.Id – Di tengah arus modernisasi, Sanggar Seni dan Budaya Nansarunai hadir sebagai garda terdepan untuk melestarikan kebudayaan Dayak Dusun Ma’anyan. Wadah ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai tradisi leluhur mereka.

Ketua Perkumpulan Dayak Dusun Ma’anyan (PDDM) Banjarbaru, Rempil S, menyatakan bahwa sanggar ini didirikan khusus untuk melestarikan seni dan budaya Dayak Dusun Ma’anyan. “Tujuannya untuk menjadi wadah bagi anak-anak muda,” jelasnya.

Beragam Kesenian dan Budaya

Sanggar Nansarunai tidak hanya fokus pada seni tari. Rempil menyebut, sanggar ini terbuka untuk semua kalangan usia, mulai dari anak-anak sekolah dasar hingga dewasa.

Anggota sanggar akan diajarkan berbagai tarian tradisional, seperti tari Giring-Giring, tari Bawo, tari Dadas, tari Bahalai, dan tari Dadar.

Selain seni tari, sanggar ini juga melestarikan budaya dalam bentuk lain, seperti: Makanan tradisional, upacara adat, hukum perkawinan, hingga pembuatan miniatur tradisional.

Siap Meriahkan Festival Seni dan Pawai Budaya 2025

Sanggar Nansarunai, yang sebagian besar anggotanya berasal dari Kalimantan Tengah, turut serta dalam Festival Seni dan Pawai Budaya 2025 di Lapangan Murdjani, Banjarbaru. Mereka akan menampilkan tarian dengan tema berladang yang dikombinasikan dengan tari khas Kalimantan Tengah.

Rempil menambahkan, sanggar ini akan berpartisipasi dalam pawai budaya dan membuka stan pameran. Stan mereka akan menjual berbagai pernak-pernik khas Kalimantan Tengah, seperti kain, baju, bakul, dan minyak urut Dayak.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Disdikbud Kotabaru Gandeng Dewan Kesenian, Seniman Lokal Tampil di CFD

25 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Festival Budaya Banjar 2026 Hadirkan Empat Kesenian Tradisional di Martapura

13 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Pameran Tunggal “Intan Banua” Muslim Anang Abdullah Hadirkan Lebih dari 40 Karya di Taman Budaya Kalsel

12 September 2026 - 18:53 WIB

Tari Njipah Bawa Suluh Banua Tabalong Angkat Tradisi Dayak Deah Menuju Parade Tari Nusantara di TMII

9 September 2026 - 19:49 WIB

FKTD Kalsel 2026 Angkat Tema “Napas Bumi & Laut”, Penyaji Terbaik Akan Tampil di Parade Tari Nusantara

9 September 2026 - 19:46 WIB

Disbudporapar Banjar Perkuat Promosi Budaya Lewat Media Digital

17 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trending di ADVERTORIAL