Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

PERISTIWA · 28 Agu 2025 14:34 WIB

Diguyur Hujan Dua Hari, Sejumlah Wilayah Kotabaru Terendam Banjir


 Banjir di dua desa Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru. Foto: istimewa.
Perbesar

Banjir di dua desa Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru. Foto: istimewa.

Riceknews.Id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kotabaru selama dua hari berturut-turut, sejak Rabu (27/8) hingga Kamis (28/8), memicu banjir di sejumlah wilayah.

Genangan air merendam rumah warga di beberapa desa, termasuk Desa Semayap dan Desa Dirgahayu Kecamatan Pulau Laut Utara.

Air setinggi lutut orang dewasa masuk ke dalam rumah warga di Jalan Mega Indah RT 06 dan RT 07, Desa Semayap, serta di RT 14 Desa Dirgahayu.

Banjir juga menimpa kediaman Kepala Desa Gunung Ulin, Muhammad Penganten, dan Ketua RT setempat, Abah Sigit.

Ketua RT 06, Abah Sigit, mengungkapkan bahwa banjir kali ini membuat banyak warga kesulitan beraktivitas.

“Air mulai naik sejak dini hari dan terus bertambah hingga siang. Banyak warga yang terpaksa mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Kepala Desa Gunung Ulin, Muhammad Penganten, menyebutkan bahwa banjir kali ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, salah satu penyebab utama luapan air adalah aliran sungai yang tidak stabil akibat tersumbat sampah dan batang pohon.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kotabaru bisa segera melakukan langkah penanganan, baik dengan membangun jembatan yang lebih tinggi maupun melakukan pengerukan sungai,” harap Muhammad.

Banjir ini membuat aktivitas warga terganggu, sejumlah rumah terendam, dan beberapa ruas jalan sulit dilalui kendaraan.

Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan cepat agar banjir tidak terus berulang setiap kali musim hujan tiba.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kebakaran Delapan Rumah di Sungai Tabuk, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp795 Juta

25 Juli 2026 - 14:44 WIB

Satu Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil Pikap di Simpang Empat

25 Juli 2026 - 14:41 WIB

Warga Resah ODGJ Bawa Senjata Tajam di Karangan Putih, Satpol PP Banjar Sigap Lakukan Pengamanan

24 Juli 2026 - 19:09 WIB

Operasi Pencarian Berakhir, Tim SAR Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Martapura

22 Juli 2026 - 09:20 WIB

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Pemuda 20 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

21 Juli 2026 - 21:33 WIB

Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

19 Juli 2026 - 15:41 WIB

Trending di HEADLINE