Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

HEADLINE · 27 Agu 2026 23:18 WIB

Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha


 Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby (berkacamata) saat menjenguk pasien di RSUD Ratu Zalecha Martapura, Kamis (27/8/2026) malam. Perbesar

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby (berkacamata) saat menjenguk pasien di RSUD Ratu Zalecha Martapura, Kamis (27/8/2026) malam.

Kabupaten Banjar- Sebuah video memperlihatkan kondisi ruang IGD Puskesmas Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, viral di media sosial pada Kamis (27/8/2026). Dalam video tersebut, ruangan disebut sepi, sementara seorang pasien terlihat berada di mobil pikap yang ada di area puskesmas.

Pasien kemudian dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar untuk mendapatkan penanganan medis.

Mengetahui kejadian tersebut, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby langsung meminta klarifikasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dan Kepala Puskesmas Sungai Ulin. Ia juga menjenguk pasien di RSUD Ratu Zalecha Martapura.

“Siang tadi baru mendengar laporan. Saat itu saya langsung menelpon Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru untuk minta keterangan, lalu menelpon lagi Kepala Puskesmas. Saya tanya: ‘Kenapa saat ada pasien datang mau berobat, tiba-tiba tidak ada orang?’,” ungkap Wali Kota Lisa.

Lisa mengatakan, dari penjelasan Kepala Puskesmas Sungai Ulin, petugas disebut berada di lokasi dan sempat mendatangi pasien yang berada di dalam kendaraan.

Meski demikian, Pemerintah Kota Banjarbaru akan melakukan evaluasi untuk memastikan pelayanan kegawatdaruratan di puskesmas berjalan sesuai standar.

“InsyaAllah besok, Kepala Dinas Kesehatan bersama tim Kabid Pelayanan akan langsung turun ke Puskesmas Sungai Ulin untuk mengevaluasi kejadian ini,” tegasnya.

Lisa juga menegaskan pelayanan kesehatan tidak boleh membedakan pasien berdasarkan asal daerah maupun identitas kependudukan. Pernyataan ini disampaikan setelah diketahui pasien merupakan warga Kabupaten Banjar.

“Kalau ada orang sakit, saya tidak memandang lagi siapa itu, warga siapa. Saya melihat orang sakit, pokoknya dibantu saja. Tidak peduli warga mana, yang penting nyawa harus diselamatkan,” katanya.

Ia menegaskan akan mengambil tindakan apabila hasil evaluasi menemukan adanya kelalaian dalam pelayanan.

“Yang jelas, saya akan menindak tegas kepada Kepala Puskesmasnya. Kenapa anak buahnya tidak ada di tempat?” ucapnya.

Evaluasi Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui secara menyeluruh kondisi pelayanan saat kejadian sekaligus menentukan langkah perbaikan.

Sementara pasien yang dimaksud, telah mendapatkan penanganan di RSUD Ratu Zalecha Martapura.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

6 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

30 September 2026 - 07:40 WIB

Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

23 September 2026 - 17:10 WIB

Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

23 September 2026 - 14:14 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Trending di HEADLINE