Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

DAERAH · 19 Jan 2026 17:38 WIB

Akibat Banjir, Ratusan Pembudi Daya Ikan di Kabupaten Banjar Rugi Rp4,4 Miliar


 Keramba jala apung hancur akibat banjir. Foto: istimewa Perbesar

Keramba jala apung hancur akibat banjir. Foto: istimewa

Martapura, Ricek.ID — Tercatat 151 pembudi daya ikan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menanggung kerugian besar akibat banjir. Estimasi total kerugian mencapai Rp4.463.865.000, dengan komoditas ikan nila sebagai kerugian terbesar, Senin (19/1/2026).

​Kepala Seksi Pengelolaan dan Pembudidayaan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Banjar, Apriyani Mindra Waspodo, mengatakan banjir menyebabkan air meluap dan menghanyutkan ikan yang berada di dalam Keramba Jala Apung (KJA).

​”Akibat luapan air, ikan di dalam keramba banyak yang lepas. Berdasarkan data kami, dampak banjir ini meluas mulai dari wilayah hulu di Karang Intan hingga ke Martapura Barat,” ujar Apri.

​Apri mengeklaim, pihaknya telah memberikan imbauan dini kepada para pembudi daya sebelum banjir tiba. Namun, banyak pembudi daya yang tidak bisa menghentikan operasional atau memanen ikan lebih awal karena kerja sama dengan penyedia pakan.

​”Para pembudi daya harus mengejar target penjualan sesuai kerja sama dengan penyedia pakan, sehingga proses pembudidayaan tetap berjalan meski ada risiko banjir,” lanjutnya.

​Hingga saat ini, pihak DKPP Banjar masih terus melakukan pendataan di lapangan. Angka kerugian Rp4,4 miliar tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi meningkat seiring dengan proses pemulihan pasca-banjir.

​”Data ini adalah laporan sementara pembudi daya ikan yang terdampak di Kabupaten Banjar. Kami mengimbau bagi pembudi daya yang mengalami kerugian namun belum terdata agar segera melapor secara mandiri kepada kami,” tutup Apri.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah

29 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Berkolaborasi Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih, PT PTK & PWI Kotabaru Akan Salurkan Bantuan Tandon Air

29 Oktober 2026 - 12:12 WIB

PDI Perjuangan Nias Utara Gelar Aksi Sosial Berbagi Sembako di Hari Sumpah Pemuda ke-98

29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Polres Tanah Laut, Teguhkan Semangat Patriotisme & Kepedulian

28 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi

28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Trending di ADVERTORIAL