Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

Kab. Kotabaru · 7 Apr 2026 07:32 WIB

Panen Perdana Jagung Manis, Pemanfaatan Lahan Tidur Dongkrak Ketahanan Pangan


 Panen Perdana Jagung Manis, Pemanfaatan Lahan Tidur Dongkrak Ketahanan Pangan Perbesar

Kotabaru, Ricek.ID – Panen perdana jagung manis dilakukan di lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Kolam Renang, Desa Sebelimbingan, Kabupaten Kotabaru, Senin, 6 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.

Panen tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sarawani, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Hasil panen ini menjadi bukti keberhasilan pemanfaatan lahan tidur yang sebelumnya tidak produktif, sekaligus menunjukkan peningkatan produktivitas pertanian masyarakat di tingkat desa.

Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mengatakan panen jagung ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat. Jagung yang dipanen diketahui telah memasuki usia tanam sekitar 75 hari.

Menurutnya, masih banyak lahan milik pemerintah daerah yang berpotensi untuk dimanfaatkan. Di kawasan tersebut saja, terdapat sekitar 22 hektare lahan yang dapat dioptimalkan melalui kolaborasi dengan para petani dan berbagai pihak, termasuk TNI.

Pemanfaatan lahan ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kotabaru, Sarawani, menjelaskan bahwa panen jagung ini merupakan kegiatan percontohan pertama di tahun 2026 dengan luas lahan sekitar 0,25 hektare.

Program ini bertujuan memberikan contoh kepada masyarakat terkait pemanfaatan lahan tidur agar dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dikembangkan guna memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga berdialog langsung dengan para petani, menyerap aspirasi, sekaligus meninjau hasil panen bersama jajaran terkait dan kelompok tani setempat.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Ikuti Public Communication Summit 2026, Pemkab Kotabaru Komitmen Perkuat Sinergi Pengelolaan Isu di Era Digital

3 Juni 2026 - 14:50 WIB

Luas Tambah Tanam Padi di Kalsel Hingga Mei 2026 Tembus 244.873 Hektare

2 Juni 2026 - 19:56 WIB

Undang Pengelola SPPG, DPKP Kalsel Siapkan Pelatihan Penggunaan Test Kit Keamanan Pangan

2 Juni 2026 - 19:48 WIB

Pura Prajapati Telagasari Diresmikan, Pemkab Kotabaru Perkuat Harmoni Antarumat Beragama

2 Juni 2026 - 18:49 WIB

HUT ke-76 Kabupaten Kotabaru, Bupati Rusli Buka Saijaan Expo 2026

2 Juni 2026 - 14:32 WIB

Pembangunan 4 Kantor SKPD, Peletakan Batu Pertama Bupati Kotabaru Awali Kawasan Pusat Pemerintahan Baru

2 Juni 2026 - 14:28 WIB

Trending di ADVERTORIAL