Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

OLAHRAGA · 26 Apr 2026 17:18 WIB

Trail Run Perdana di Tanah Laut, Borneo Biometrial Run Padukan Gunung dan Pantai


 Pelepasan Peserta Event lari lintas alam dalam rangkaian peringatan Hari Bumi 2026 di Kabupaten Tanah Laut. Minggu (26/04/2026). Foto: Ricek.ID Perbesar

Pelepasan Peserta Event lari lintas alam dalam rangkaian peringatan Hari Bumi 2026 di Kabupaten Tanah Laut. Minggu (26/04/2026). Foto: Ricek.ID

Ricek.ID- Event lari lintas alam bertajuk Borneo Biometrial Run 2026 sukses digelar di Pantai Batakan Baru, Minggu (26/04/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Bumi 2026.

Kegiatan diinisiasi Mapala Piranha Universitas Lambung Mangkurat ini menjadi ajang trail run perdana di Kabupaten Tanah Laut dengan konsep lintasan yang memadukan dua ekosistem, yakni pegunungan dan pesisir pantai.

Ketua pelaksana, Rizky Ardiana, menjelaskan konsep “biometrial” diangkat dari variasi medan yang dilalui peserta. “Kegiatan ini menggunakan dua medan utama, yaitu pegunungan dan pantai. Itu yang menjadi dasar kami menggunakan istilah biome,” ujarnya.

Panitia menyediakan beberapa kategori lomba, yakni 25 kilometer untuk umum putra-putri dan pecinta alam, serta kategori 7 kilometer. Total peserta mencapai sekitar 194 orang, termasuk dari luar daerah seperti Balikpapan dan Malang.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kapasitas anggota Mapala dalam kegiatan luar ruang. “Tujuan utamanya untuk menambah pengalaman dan skill anggota di bidang outdoor, sekaligus membangun relasi,” tambah Rizky.


Dukungan juga datang dari kalangan akademisi. Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat, Untung Bijaksana, mengapresiasi kegiatan yang dinilai membawa pesan lingkungan.

“Ini bukan hanya olahraga, tapi juga membawa pesan pengurangan sampah plastik yang berdampak jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, menilai kegiatan ini berpotensi menjadi agenda tahunan sekaligus sarana promosi wisata daerah.

“Ini event trail run pertama di Tanah Laut. Selain olahraga, ini juga bagian dari promosi pariwisata daerah,” katanya.

Salah satu peserta, Iren asal Kalimantan Timur, mengaku tertantang mengikuti kategori 25 kilometer.

“Saya penasaran dan ingin menguji kemampuan karena biasanya ikut yang 7 sampai 8 kilometer,” ungkapnya.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, Borneo Biometrial Run diharapkan berkembang menjadi agenda rutin yang mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Tanah Laut ke tingkat yang lebih luas.

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Menpora Dampingi Atlet, Indonesia Lampaui Target dengan 10 Emas Asian Para Games 2026

24 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Raih 14 Medali Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik Posisi Delapan Besar

24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Pemkab Kotabaru Siapkan Bonus Atlet, Penyerahan Simbolis 28 Oktober

23 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Buka Indonesia Women’s League 2026, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas untuk Timnas hingga Prestasi Kancah Internasional

18 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tim Tinju Kalsel Bidik Tiga Besar di Kejurnas AHY Cup 2026

16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Kejurprov Voli Pasir Kalsel Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju PON Pantai 2026

16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Trending di ADVERTORIAL