Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

DAERAH · 28 Apr 2026 21:01 WIB

Pemkab Kotabaru Siapkan Kawasan Baru 2 Ribu Hektare di Pulau Laut Kepulauan


 Pemkab Kotabaru Siapkan Kawasan Baru 2 Ribu Hektare di Pulau Laut Kepulauan Perbesar

Ricek.ID- Pemerintah Kabupaten Kotabaru mulai mematangkan rencana pengembangan kawasan baru di wilayah kepulauan. Langkah ini ditandai dengan peninjauan lahan milik pemerintah daerah di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Selasa (28/4/2026).

Peninjauan dipimpin langsung oleh Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, didampingi jajaran perangkat daerah, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Menurut Rusli, survei lokasi dilakukan sebagai bagian dari perencanaan pengembangan kawasan strategis yang akan menjadi pusat pertumbuhan baru di daerah tersebut.

“Survei ini untuk pengembangan kawasan ke depan yang merupakan aset Pemerintah Daerah Kotabaru,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kawasan tersebut dirancang menjadi wilayah terpadu dengan berbagai fasilitas publik, seperti rumah sakit, pusat pendidikan, hingga balai latihan kerja (BLK).

“Pengembangan ini mencakup rencana pembangunan rumah sakit, cabang Universitas Lambung Mangkurat, sekolah rakyat, BLK termasuk pelatihan bahasa Inggris, serta pengembangan peternakan terpadu,” paparnya.

Rusli berharap pembangunan kawasan ini dapat segera direalisasikan guna mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kotabaru, Rurien Sri Hardjanti, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memiliki lahan aset sekitar 2.000 hektare yang telah bersertifikat.

“Total lahan yang telah dibebaskan sekitar 2.000 hektare. Awalnya direncanakan untuk kawasan peternakan terpadu seluas 4.000 hektare, namun sebagian masuk kawasan hutan produksi. Saat ini yang sudah bersertifikat sekitar 2.000 hektare,” jelasnya.

Ia menambahkan, kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi kota mandiri yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

“Di kawasan ini nantinya akan dibangun rumah sakit, kawasan pendidikan, BLK, serta pertanian terpadu,” lanjutnya.

Menurutnya, pengembangan kawasan baru ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.

“Dengan adanya pusat pertumbuhan baru, tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan kepulauan.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Trans Saijaan Dihentikan, Damri Soroti Kontrak & Dampaknya kepada Driver

2 September 2026 - 20:57 WIB

Pemkab Kotabaru Raih Juara III Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi Kalsel

2 September 2026 - 20:25 WIB

Gubernur Kalsel Tinjau Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang, Temui Relawan & Pastikan Pembasahan Lahan Cegah Karhutla

2 September 2026 - 12:20 WIB

Pemprov & DPRD Kalsel Sepakati Raperda APBD Perubahan 2026 & Raperda Pajak Daerah & Retribusi

2 September 2026 - 12:17 WIB

Perkuat Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah, Pemkab Kotabaru Susun SOP Tata Kelola Geopark

1 September 2026 - 21:10 WIB

258 Keluarga Desa Pekauman Terima Bantuan Beras Bulog

1 September 2026 - 16:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL