Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

HEADLINE · 7 Mei 2026 09:20 WIB

Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal


 Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Perbesar

Ricek.iD- Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap empat anak buah kapal (ABK) TB Samudra Jaya 1 yang terjebak di dalam ruang terbatas (manhole) kapal di perairan Sungai Tunjang, Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan, resmi berakhir duka pada Rabu (7/5/2026) dini hari. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga terpapar gas beracun di dalam ruang sempit kapabarito kuala,l.

Informasi kejadian pertama kali diterima pada Selasa (6/5/2026) sekitar pukul 17.20 WITA dari Bripka Priyo, anggota Ditpolair Polda Kalimantan Selatan. Laporan tersebut menyebut empat kru kapal terjebak di dalam ruang terbatas dengan dugaan adanya paparan gas berbahaya.

Menerima laporan itu, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Banjarmasin, Ditpolair Polda Kalsel, Polair Polres Barito Kuala, Polsek Cerbon, TNI AL Banjarmasin, Karantina, hingga KSOP Sungai Putting segera bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.10 WITA, tim langsung melakukan koordinasi dan menyusun strategi evakuasi. Kondisi ruang yang sempit serta tingginya risiko paparan gas beracun membuat proses penyelamatan harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Petugas SAR kemudian memasuki area manhole menggunakan peralatan khusus seperti Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) dan alat pendeteksi gas guna memastikan keselamatan selama proses evakuasi berlangsung.

Satu per satu korban akhirnya berhasil dievakuasi. Korban berinisial S (27) ditemukan pada pukul 20.49 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban ZMH (34) dan HHA (28) berhasil dievakuasi masing-masing pada pukul 21.51 WITA dan 00.20 WITA, juga dalam kondisi tidak bernyawa. Sementara korban lainnya, TRZ (38), turut ditemukan meninggal dunia.

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan operasi evakuasi menghadapi tantangan besar karena ruang terbatas dan tingginya potensi paparan gas berbahaya.

“Operasi evakuasi menghadapi tantangan serius, terutama karena kondisi ruang yang sempit dan tingginya potensi paparan gas berbahaya. Seluruh personel telah bekerja sesuai prosedur keselamatan untuk meminimalisir risiko tambahan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, khususnya dalam aktivitas di ruang terbatas di sektor perairan dan perkapalan.

“Kami mengingatkan agar setiap aktivitas di ruang terbatas wajib dilengkapi prosedur keselamatan yang ketat, termasuk penggunaan alat deteksi gas dan perlindungan pernapasan guna mencegah kejadian serupa,” tambahnya.

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 00.40 WITA. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

30 September 2026 - 07:40 WIB

TIM Selam Gabungan Berhasil Evakuasi Lima Korban KM VIRGO Transport 8

29 September 2026 - 20:03 WIB

Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

23 September 2026 - 17:10 WIB

Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

23 September 2026 - 14:14 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

20 September 2026 - 18:10 WIB

Trending di HEADLINE