Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

ADVERTORIAL · 1 Jun 2026 20:12 WIB

Program MBG di Kabupaten Banjar Akan Diperluas Menyasar Kelompok 3B


 Program MBG di Kabupaten Banjar Akan Diperluas Menyasar Kelompok 3B Perbesar

Ricek.ID – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banjar tunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, cakupan pelayanan program tersebut telah mencapai sekitar 51,4 persen dari total sasaran penerima manfaat.

Hal ini diungkapkan Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Banjar Shinta Aulia Armeynda pada Senin (1/06/2026). Ia mengatakan jumlah peserta didik yang telah menerima manfaat program MBG mencapai sekitar 70 ribu orang.

“Perkembangan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Banjar saat ini telah mencapai sekitar 51,4 persen, dengan jumlah penerima manfaat kurang lebih 70 ribu peserta didik,” ujarnya.

Menurut Shinta, jumlah tersebut berasal dari total sasaran sekitar 136 ribu peserta didik yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Banjar.

Selain menyasar peserta didik, pihaknya kini mulai memperluas layanan kepada kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang menjadi prioritas dalam upaya peningkatan gizi masyarakat.

“Saat ini kami fokus memperluas pelayanan kepada kelompok 3B, yaitu balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Insya Allah mulai besok akan ada sekitar 11.250 penerima manfaat dari kelompok tersebut,” jelasnya.

Shinta menambahkan, pengembangan layanan MBG di Kabupaten Banjar juga didukung dengan bertambahnya jumlah dapur SPPG yang beroperasi maupun yang masih dalam tahap persiapan.

Saat ini, terdapat 36 SPPG yang telah memperoleh Surat Keputusan (SK), sementara dapur SPPG yang baru diresmikan menjadi unit ke-37 di Kabupaten Banjar.

“Dari total tersebut, sebanyak 30 SPPG sudah beroperasi dan tujuh lainnya masih dalam tahap persiapan operasional,” katanya.

Shinta menjelaskan tujuh SPPG yang masih dalam tahap persiapan saat ini tengah melengkapi berbagai kebutuhan administrasi, pendataan penerima manfaat, hingga dokumen pendukung sebelum mulai beroperasi secara penuh.

Menurutnya, Kecamatan Martapura menjadi wilayah dengan jumlah SPPG terbanyak di Kabupaten Banjar. Saat ini terdapat 11 SPPG yang telah berjalan dan 10 unit lainnya masih dalam tahap persiapan.

“Untuk Kecamatan Martapura sendiri saat ini sudah ada 11 SPPG yang beroperasi. Kemudian akan ada tambahan 10 SPPG lagi yang sedang dipersiapkan, sehingga total nantinya mencapai 21 SPPG,” ungkapnya.

Shinta menilai peningkatan capaian Program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan daerah.

“Peningkatan capaian target Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis membawa banyak dampak positif, di antaranya membantu menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak-anak bangsa, menciptakan lapangan pekerjaan, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Shinta menambahkan keberhasilan pelaksanaan program tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MBG di Kabupaten Banjar.

“Kesuksesan capaian ini terwujud dari sinergi, kolaborasi, kerja sama, dan dukungan Pemerintah Kabupaten Banjar, berbagai instansi terkait, serta seluruh pihak yang terlibat dalam memaksimalkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Dengan terus bertambahnya jumlah dapur pelayanan gizi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap cakupan Program MBG dapat semakin luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Wali Kota Banjarmasin Tekankan Peran Pancasila sebagai Napas Pembangunan

1 Juni 2026 - 20:18 WIB

Program MBG Tambah Luas, Wabup Banjar Resmikan Dapur SPPG Sekumpul 005

1 Juni 2026 - 20:08 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemkab Banjar Ajak Masyarakat Perteguh Persatuan

1 Juni 2026 - 19:52 WIB

Tingkatkan PAD, Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3 di Banjarbaru

1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Dinsos Kalsel Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri & Produktif di HLUN 2026

31 Mei 2026 - 18:29 WIB

Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan kepada Lansia

31 Mei 2026 - 18:25 WIB

Trending di DAERAH