Ricek.ID- Kebakaran melanda permukiman di Desa Antasan Senor, Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar, Minggu (19/7/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan dua bangunan asrama santri dan empat rumah warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua bangunan asrama yang terbakar memiliki total 28 kamar yang dihuni para santri. Selain itu, empat rumah warga turut dilalap api.
Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu. Tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan mudah merambat ke bangunan di sekitarnya.
Tak sedikit pemadam kebakaran terjun ke lokasi untuk menjinakkan api. Setelah melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih 30 menit, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dan mencegahnya meluas ke bangunan lain.
Anggota pemadam kebakaran, Dani, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah membesar.
“Sekitar 30 menit kemudian berhasil padam,” ujarnya.
Sementara itu, seorang warga, Ahmadi, mengatakan sebagian besar santri masih berada di kawasan pondok saat kebakaran terjadi. Akibatnya, banyak barang milik santri seperti kitab, pakaian, serta perlengkapan belajar tidak sempat diselamatkan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena menghanguskan puluhan kamar asrama beserta empat rumah warga.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.













