Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

INTERNASIONAL · 8 Jun 2026 17:12 WIB

Atlet Panjat Tebing Indonesia Raih Medali Emas Nomor Lead di World Climbing Series Seri Praha 2026


 Atlet Panjat Tebing Indonesia Raih Medali Emas Nomor Lead di World Climbing Series Seri Praha 2026 Perbesar

Ricek.ID – Atlet panjat tebing Putra Tri Ramadani berhasil torehkan sejarah baru setelah berhasil menjadi atlet tanah air pertama yang mampu mendapatkan medali emas panjat tebing nomor lead di World Climbing Series seri Praha 2026, Ceko pada Senin (8/6/2026) dini hari WIB.

Putra bersaing dengan tujuh pemanjat elite dunia pada final di Praha yakni, Sorato Anraku, Neo Suzuki, dan Satone Yoshida dari Jepang. Kemudian Adam Ondra dari Ceko, Luka Potocar (Slovenia), Filip Schenk (Italia), serta Jakob Schubert dari Austria. Suzuki meraih medali perak dengan skor 39, sedangkan Schubert membawa pulang medali perunggu setelah mencetak skor 37.

Pada babak final di Ceko, atlet asal Jawa Timur itu tampil impresif dengan membukukan skor 43 untuk menundukkan para pesaingnya, sekaligus memastikan diri berdiri di podium tertinggi.

Putra Tri Ramadani menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tampil pada final disiplin lead World Climbing Series Praha 2026 Sebelumnya, pada September 2025, ia sempat menembus final lead putra World Climbing Series Koper, Slovenia. Namun saat itu ia hanya menempati peringkat keenam dengan skor 40+.

Menjadi juara dunia merupakan prestasi puncak seorang atlet. Namun, Atlet Indonesia, Putra Tri Ramadani, yang baru saja meraih juara dunia Panjang tebing, tidak mau cepat berpuas diri.

Pencapaian itu diraih Putra, yang akrab disapa Srondeng, tersebut di Ceko kini menjadi torehan sejarah sebagai atlet tanah air pertama yang mampu mendapatkan medali emas panjat tebing nomor lead di World Climbing Series.

“Ini adalah final kedua saya dan emas pertama, tentu sangat bahagia karena rute di final sangat sulit terutama di bagian atas sampai tangan saya pump (kelelahan mencengkeram),” katanya.

Putra menegaskan, emas tersebut menjadi tambahan motivasi untuk semakin berprestasi guna mengharumkan nama bangsa dan negara. Ia menilai masih banyak aspek yang perlu dibenahi agar penampilannya lebih konsisten dalam kompetisi level dunia, meski berhasil mempersembahkan medali emas yang bersejarah bagi Indonesia.

Putra menyatakan, jalur yang disiapkan pada babak final memiliki tingkat kesulitan tinggi, sehingga menuntut fokus serta daya tahan tubuh yang kuat.

“Pekerjaan rumahnya adalah saat orientasi jalur dan mengatasi rasa grogi,” ujarnya.

Sumber : kemenpora.go.id

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Panjat Tebing Indonesia Raih 2 Emas di World Climbing Series Guiyang 2026

16 September 2026 - 19:24 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026 Berpotensi Disaksikan Lebih dari 1 Miliar Penonton

15 September 2026 - 19:15 WIB

Indonesia Dukung Penguatan Ketahanan & Tata Kelola Global dalam KTT BRICS 2026

13 September 2026 - 20:37 WIB

Bidik Podium di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim

13 September 2026 - 20:26 WIB

Kejurprov Angkat Besi Kalsel 2026 Jadi Panggung Regenerasi Atlet Muda

12 September 2026 - 19:05 WIB

Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games XX

9 September 2026 - 20:26 WIB

Trending di NASIONAL