Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

NASIONAL · 19 Jun 2026 19:22 WIB

Gerakkan Ekonomi Daerah, Kemendagri Dorong Pemda Gelar Nobar Piala Dunia


 Gerakkan Ekonomi Daerah, Kemendagri Dorong Pemda Gelar Nobar Piala Dunia Perbesar

Ricek.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ tentang nonton bareng (nobar) Piala Dunia beberapa waktu yang lalu.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dalam keterangan resmi pada Kamis (18/6/2026) mengatakan SE tersebut diterbitkan untuk mendorong pemerintah daerah (pemda) agar memanfaatkan momentum tersebut untuk menggerakkan ekonomi, dan meningkatkan pendapatan daerah.

Bima menegaskan hal itu menjadi upaya guna menciptakan perputaran ekonomi di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia.

“(Terkait Surat Edaran) Pak Menteri ingin agar pendapatan asli daerah ini terus naik, ekonomi daerah berputar. Salah satunya adalah bagaimana kepala daerah bisa menginisiasi nobar-nobar,” katanya.

Wamendagri menyatakan ajang olahraga internasional tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata di daerah.

Menurut Bima, berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah dapat membuka peluang usaha bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan gairah aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Ini kan bukan saja kemudian menyatukan anak-anak muda dalam satu forum-forum yang santai, tetapi juga menggairahkan perekonomian, targetnya ke sana,” ujar Wamendagri.

Bima juga mengungkapkan pemerintah pusat mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan kepala daerah dalam menindaklanjuti surat edaran tersebut melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.

Ia menyebutkan, sejumlah kepala daerah telah melaporkan pelaksanaan berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Piala Dunia yang mampu menghidupkan ruang publik sekaligus aktivitas ekonomi daerah.

“Para kepala daerah melaporkan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ini, hal yang sederhana tapi sangat bermakna,” sambutnya.

Untuk itu, Wamendagri mengatakan, momentum Piala Dunia diharapkan dapat memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah sebagaimana kebijakan cuti bersama dan libur panjang yang selama ini terbukti mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Menurut catatan kebijakan cuti bersama, long weekend itu kan mendorong ekonomi, menyumbang pertumbuhan ekonomi. Dan kita berharap momentum Piala Dunia, bukan saja nontonnya tetapi ekonominya juga,” ujarnya.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tunda Penerapan Pajak Marketplace

7 Agustus 2026 - 01:57 WIB

Percepat Transformasi BUMN & Penyelesaian Isu Strategis, Kepala BP BUMN Temui Menkeu

7 Agustus 2026 - 01:54 WIB

Stabilkan Fiskal Daerah Sesuai Arahan Presiden, Kemenkeu Salurkan Bantuan Rp20,5 Triliun

7 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ditengah Ketidakpastian Global, Ekonomi Indonesia di Semester I 2026 Tumbuh 5,45 Persen

7 Agustus 2026 - 01:49 WIB

Hadapi Penyebaran Hoaks yang Ganggu Ketertiban & Stabilitas Nasional, Pemerintah akan Lakukan Tindakan Terukur

6 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,29 Persen, BPS Sebut Didorong Konsumsi Rumah Tangga & Investasi

5 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Trending di EKOBIS