Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

NASIONAL · 11 Jul 2026 15:06 WIB

Produksi Pangan Meningkat, Presiden Prabowo Optimis Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia


 Produksi Pangan Meningkat, Presiden Prabowo Optimis Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia Perbesar

Ricek.ID – Presiden Prabowo Subianto optimis Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia seiring dengan meningkatnya produksi pangan nasional dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (10/7/2026).

“Setiap rupiah uang rakyat harus dimanfaatkan dan dinikmati oleh rakyat Indonesia. Saya kira demikian yang ingin saya sampaikan. Saya yakin kita akan menjadi lumbung pangan dunia,” ucap Presiden.

Prabowo menekankan bendungan yang dibangun harus dikelola secara profesional agar benar-benar mendukung produktivitas pertanian. Presiden juga mengingatkan bahwa petani merupakan produsen pangan yang memegang peran penting bagi keberlangsungan bangsa sehingga distribusi air dari bendungan harus sampai kepada para petani.

“Jaga bendungan-bendungan ini dengan baik, kelola dengan profesional, rawat dengan baik. Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai ke petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara,” tegas Presiden.

Prabowo menyampaikan Indonesia kini mulai menunjukkan kemajuan di sektor pangan. Menurut Presiden, kondisi yang sebelumnya bergantung pada impor mulai berubah menjadi negara yang mampu mengekspor pangan serta mendapat kepercayaan dari sejumlah negara untuk memasok kebutuhan pertanian mereka.

“Dari kita impor, impor, impor, sekarang kita sudah mulai ekspor. Ekspor pangan ke negara-negara lain, kita sekarang diminta bantuan. Negara-negara bahkan Australia minta bantuan. Mohon kita bisa jual urea ke mereka. Brazil, Filipina, India. Jadi Indonesia sekarang tanpa banyak gembar-gembor, kita menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang sedang bangkit dan akan bangkit terus,” tuturnya.

Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai investasi dalam menyiapkan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. Menurut Presiden, program tersebut harus dijalankan secara konsisten agar anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang memadai sejak dini.

“Saya ingin Indonesia rakyatnya makmur. Saya ingin rakyat yang paling miskin senyum, karena dia ada harapan. Saya tidak ingin lihat rakyat miskin. Saya tidak ingin lihat anak-anak lapar. MBG kita teruskan,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, Presiden meminta seluruh kepala daerah, aparat pemerintah, hingga aparat keamanan ikut mengawasi penyelenggaraan MBG agar tidak terjadi penyimpangan. Presiden menegaskan bahwa setiap anggaran negara harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

“Saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa boleh periksa semua dapur MBG saudara periksa. Laporkan ke Kepala BGN, kalau perlu lapor langsung ke saya,” ucap Pranowo.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bendungan yang diresmikan merupakan simbol dari pembangunan yang lebih besar untuk membawa Indonesia menjadi negara yang maju. Pemerintah, kata Presiden, akan terus membangun berbagai infrastruktur strategis guna mendukung ketahanan pangan, energi, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita perlu bendungan-bendungan lebih besar. Kita akan bangun nanti tenaga surya 100 gigawatt. Kita akan melaksanakan pembangunan besar-besaran. Orang-orang nanti akan lihat Indonesia yang bangkit itu bagaimana. Kita akan buktikan Indonesia akan bangkit menjadi negara yang hebat,” tandasnya.

Sumber : BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tim Gabungan Polri, BNN & Bea Cukai Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

25 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Polisi Selamatkan Induk & Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah

25 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Menko Pangan Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Terasi UMKM Asahan ke Thailand

25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Insiden Pesawat Asian One di Papua Tengah, Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang & Awak Pesawat Selamat

24 Oktober 2026 - 19:50 WIB

BMKG Sebut Kondisi Relatif Kering masih Berpotensi Terjadi hingga 2 November 2026

24 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Menpora Dampingi Atlet, Indonesia Lampaui Target dengan 10 Emas Asian Para Games 2026

24 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Trending di NASIONAL