Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

ADVERTORIAL · 22 Jul 2026 16:26 WIB

Sebarkan Surat Edaran, DKPP Banjar Minta Pembudidaya Ikan Bijak Gunakan Air Selama Kemarau


 Sebarkan Surat Edaran, DKPP Banjar Minta Pembudidaya Ikan Bijak Gunakan Air Selama Kemarau Perbesar

Ricek.ID – Sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang berpotensi memengaruhi keberlangsungan usaha perikanan budidaya, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar mulai menyebarkan surat edaran kepada para pembudidaya ikan.

Surat edaran tersebut berisi informasi mengenai pengaturan penambahan debit air dari Bendungan Karang Intan menuju Sungai Riam Kanan, sekaligus imbauan kepada para pembudidaya ikan dan pengguna air agar memanfaatkan sumber daya air secara bijaksana di tengah kondisi cuaca yang semakin kering.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPP Kabupaten Banjar, Bandi Chairullah, pada Rabu (22/7/2026) mengatakan penyampaian surat edaran dilakukan secara berkala agar informasi mengenai kondisi perairan dan langkah antisipasi dapat segera diketahui para pelaku usaha perikanan.

“Kami secara rutin menyampaikan surat edaran kepada para pembudidaya ikan. Hari ini kami kembali menyampaikan informasi mengenai pengaturan penambahan debit air dari Bendungan Karang Intan ke Sungai Riam Kanan, sekaligus mengimbau seluruh pemanfaat air dan pembudidaya ikan agar menggunakan air secara arif dan bijaksana,” ujarnya,

Pengaturan bukaan pintu bendungan dilakukan mulai 17 hingga 30 Juli 2026 atau selama dua pekan. Kebijakan tersebut akan dievaluasi sesuai perkembangan kondisi hidrologi di lapangan. Penambahan debit air diharapkan mampu meningkatkan aliran Sungai Riam Kanan, memperbaiki kualitas air, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha budidaya ikan yang mulai terdampak penurunan debit air akibat musim kemarau.

Menurut Bandi, kondisi kemarau yang terjadi saat ini merupakan fenomena alam yang harus dipahami bersama. Karena itu, para pembudidaya diharapkan dapat menyesuaikan pola pengelolaan kolam maupun keramba dengan kondisi debit air yang tersedia agar usaha budidaya tetap berjalan.

Ia menilai kesadaran dalam memanfaatkan air menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap sektor perikanan budidaya.

“Harapan kami para pembudidaya dapat memahami kondisi alam yang sedang terjadi. Mari kita bersahabat dengan alam dengan menggunakan air sesuai kebutuhan, tidak berlebihan, sehingga sumber daya air tetap terjaga dan usaha budidaya ikan dapat terus berlangsung,” katanya.

DKPP Kabupaten Banjar berharap penyebaran surat edaran tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan para pembudidaya ikan sekaligus mendorong penggunaan air yang lebih efisien. Dengan begitu, dampak musim kemarau terhadap sektor perikanan budidaya di Kabupaten Banjar diharapkan dapat diminimalkan.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Cetak Generasi Emas dari Lapangan Hijau, Banjarbaru Resmi Gelar Piala U-13 & U-15

22 Juli 2026 - 20:57 WIB

Bersyukur Atas Prestasi Kafilah Banjar di MTQ Kalsel 2026, Wabup Bidik Kembali Juara Umum

22 Juli 2026 - 19:46 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Penerus, Pemprov Kalsel Gelar Sehari Bersama Anak 2026

22 Juli 2026 - 19:43 WIB

Berpartisipasi di Festival Sepak Bola Piala Bela Negara Nasional, FORSGI Kalsel Kirim Tim U-12 ke Jakarta

22 Juli 2026 - 19:40 WIB

Meriahkan Hari Jadi Kalsel, HUT RI & HUT Ke-19, RSJ Sambang Lihum Siapkan Beragam Kegiatan

22 Juli 2026 - 19:37 WIB

Bupati Kotabaru Buka Sosialisasi & Monitoring Evaluasi Dana Hibah 2026, Tekankan Transparansi & Akuntabilitas

22 Juli 2026 - 17:30 WIB

Trending di ADVERTORIAL