Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 5 Agu 2026 08:09 WIB

Pemprov Kalsel Kawal Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pengendali Banjir & Irigasi di Banua Anam


 Pemprov Kalsel Kawal Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pengendali Banjir & Irigasi di Banua Anam Perbesar

Ricek.ID – Untuk mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan layanan irigasi pertanian di wilayah Banua Anam, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus perkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sumber daya air.

Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti, mengungkapkan langkah tersebut saat Bincang Santai Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel bersama media di Banjarmasin pada Selasa (4/8/2026).

Suprapti menjelaskan, pada akhir Juli 2026 Pemprov Kalsel mengawal enam kepala daerah dari kawasan Banua Anam melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Audiensi tersebut difokuskan pada percepatan penanganan persoalan banjir dan peningkatan infrastruktur irigasi yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kami mengawal enam bupati untuk menyampaikan berbagai kebutuhan daerah terkait pengendalian banjir dan irigasi. Alhamdulillah, respons dari Ditjen Sumber Daya Air sangat positif,” ujar Suprapti.

Dari hasil koordinasi tersebut, pemerintah pusat memberikan sinyal positif terhadap rencana pembangunan dua bendung di kawasan Banua Anam yang ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2027.

Kedua bendung tersebut yakni Bendung Pitap dan Bendung Pancur Hanau yang diharapkan mampu memperkuat pengendalian banjir sekaligus meningkatkan ketersediaan air bagi sektor pertanian.

Menurut Suprapti, pembangunan infrastruktur sumber daya air tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Selain itu, Kalswl juga mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat sebagai salah satu dari empat provinsi di Indonesia yang ditunjuk melalui Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 sebagai kawasan pengembangan swasembada pangan, energi, dan air.

Program tersebut akan dilaksanakan di seluruh 13 kabupaten dan kota dengan pendekatan pengembangan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

“Program ini sedang berproses di tingkat Kementerian Koordinator dan Bappenas. Kalimantan Selatan memperoleh apresiasi karena memiliki kelengkapan data yang dinilai paling siap dibandingkan daerah lain,” katanya.

Suprapti optimistis program tersebut akan menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat pembangunan sektor pertanian, kehutanan, kelautan, permukiman, hingga infrastruktur.

“Kami berharap seluruh perangkat daerah dapat berkolaborasi sehingga program strategis ini mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kalimantan Selatan dalam beberapa tahun ke depan,” tuturnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

PLN dan LPKSM Borneo Kalimantan Perkuat Edukasi Digital bagi Pelaku UMKM

25 September 2026 - 19:29 WIB

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan 612 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 154 Liter MMEA

24 September 2026 - 19:15 WIB

HUT ke-81 TNI, Lanal Kotabaru Bagikan Sembako kepada Masyarakat

24 September 2026 - 15:04 WIB

Dengarkan Suara Pelanggan, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan ICONNET

23 September 2026 - 19:09 WIB

PLN Icon Plus Regional Kalimantan Dorong Kepedulian Lewat Donor Darah

23 September 2026 - 11:10 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Trending di HEADLINE