Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

ADVERTORIAL · 22 Agu 2026 18:23 WIB

Perkuat Pemadaman Karhutla, Satgas Udara Kalsel Prioritaskan Ring 1 Bandara


 Perkuat Pemadaman Karhutla, Satgas Udara Kalsel Prioritaskan Ring 1 Bandara Perbesar

Ricek.ID – Satuan Tugas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalimantan Selatan (Satgas Karhutla Kalsel) terus perkuat operasi pemadaman di sejumlah wilayah yang sulit dijangkau tim darat. Upaya tersebut menjadi bagian dari penanganan karhutla yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Hal ini disampaikan Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, usai mengikuti Rapat Harian Satgas Udara di Posko Satgas Udara Karhutla FASI Syamsudin Noor Banjarbaru pada Sabtu (22/8/2026).

Ariansyah mengatakan Satgas Udara melaksanakan briefing dan evaluasi harian untuk menentukan langkah penanganan titik api yang belum terjangkau oleh tim darat.

“Satgas Udara bertugas mendukung operasi, terutama untuk titik-titik api yang belum terjangkau melalui jalur darat. Titik tersebut dipantau menggunakan helikopter patroli dan selanjutnya ditindaklanjuti dengan operasi pemadaman,” ujarnya.

Menurut Ariansyah, titik api yang tidak memungkinkan ditangani secara langsung oleh Satgas Darat akan menjadi sasaran operasi water bombing menggunakan helikopter.

“Yang tidak terjangkau oleh Satgas Darat akan kami tangani melalui water bombing. Terutama yang menjadi prioritas adalah Ring 1 Bandara,” katanya.

Ariansyah menjelaskan, operasi sebelumnya telah dilakukan beberapa kali dengan masing-masing helikopter melaksanakan dua sorti water bombing. Sejumlah titik berhasil dipadamkan, sementara sebagian lainnya masih menyisakan asap tipis karena luasan area yang terbakar cukup besar.

“Beberapa titik sudah padam, tetapi masih ada beberapa titik yang berasap tipis. Ini karena luasan kebakarannya cukup besar sehingga membutuhkan penanganan bersama dengan tim Satgas Darat,” jelasnya.

Saat ini, Satgas Udara didukung tiga helikopter water bombing, satu helikopter patroli dan satu pesawat patroli. Dukungan armada tersebut akan diperkuat dengan kedatangan satu helikopter water bombing tambahan dari Pekanbaru pada Minggu (23/8/2026).

“Yang sudah dipastikan akan datang adalah satu helikopter dari Pekanbaru yang akan tiba di Kalimantan Selatan besok untuk mendukung operasi,” tambah Ariansyah.

Ia menegaskan, keberadaan Satgas Udara menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan karhutla, khususnya pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat serta kawasan yang memiliki risiko terhadap aktivitas penerbangan di sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

PWI & PT Pelsart Bagikan Bantuan Tandon Air untuk Warga Terdampak Krisis Air Bersih di Kotabaru

30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah

29 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Berkolaborasi Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih, PT PTK & PWI Kotabaru Akan Salurkan Bantuan Tandon Air

29 Oktober 2026 - 12:12 WIB

PDI Perjuangan Nias Utara Gelar Aksi Sosial Berbagi Sembako di Hari Sumpah Pemuda ke-98

29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Polres Tanah Laut, Teguhkan Semangat Patriotisme & Kepedulian

28 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL