Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 23 Agu 2026 17:05 WIB

Karhutla Masih Pekat, Dinsos Kalsel Turunkan Tagana Lakukan Pembasahan di Banjarbaru


 Karhutla Masih Pekat, Dinsos Kalsel Turunkan Tagana Lakukan Pembasahan di Banjarbaru Perbesar

Ricek.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel). Salah satunya di kawasan Guntung Damar dan Pengayuan, yang hingga saat inibmasih diselimuti asap cukup tebal.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalsel, M Farhanie, turun langsung memantau sekaligus ikut dalam upaya penanganan karhutla di lapangan.

Farhanie pada Sabtu (22/8/2026) mengatakan, kondisi di kawasan tersebut masih cukup berat karena asap yang ditimbulkan berasal dari titik panas yang berada cukup dalam di dalam tanah.

“Seperti kita lihat hari ini kondisi Banjarbaru, khususnya di daerah Guntung Damar dan Pengayuan, asapnya masih sangat tebal,” ujar Farhanie.

Dalam penanganan tersebut, personel Dinsos bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) bergabung dengan tim gabungan dari berbagai unsur untuk melakukan pembasahan di lokasi terdampak.

Menurut Farhanie, pembasahan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah api kembali muncul dan meluas, mengingat bara api masih berpotensi berada di dalam lapisan tanah.

“Api atau panasnya itu lebih dalam. Mungkin dua sampai tiga meter masih ada apinya. Jadi yang di dalam tanah sebenarnya kurang efektif kalau kita melakukan pemadaman langsung ke titiknya,” jelasnya.

Karena itu, tim di lapangan lebih mengutamakan upaya pencegahan melalui pembasahan secara terus-menerus pada area yang berpotensi kembali terbakar.

Farhanie menegaskan, Tagana Dinsos Kalsel akan terus berpartisipasi bersama tim gabungan dalam upaya pengendalian karhutla di wilayah Banjarbaru.

“Kita melakukan pencegahan dan pembasahan, pembasahan bersama tim-tim yang lainnya. Kita mau tim Tagana terus ikut berpartisipasi dan terus semangat untuk melakukan pengendalian karhutla,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antarinstansi dan seluruh unsur yang terlibat dapat terus diperkuat, sehingga penanganan karhutla dapat dilakukan secara maksimal dan dampak asap terhadap masyarakat bisa segera dikurangi.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di 16 Lokasi Terdampak Kekeringan, Polres Banjar Siapkan Bantuan Bergilir

9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pemko Banjarbaru Tuntaskan Rangkaian Pasar Murah Bersubsidi di Lima Kelurahan

9 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Optimalkan PAD, TP2DD Banjar Dorong Perluasan Transaksi Digital

9 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Dinsos Kalsel Dorong Masyarakat Manfaatkan Layanan Perlinsos Digital

9 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kemenkop Perkuat Kapasitas Pengurus Koperasi, Diskop UKM Kalsel Apresiasi Literasi Perkoperasian

9 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Trending di ADVERTORIAL