Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

ADVERTORIAL · 10 Sep 2026 19:53 WIB

Musim Kemarau Melanda, BPAM Banjarbakula Pastikan Pasokan Air Baku Aman


 Musim Kemarau Melanda, BPAM Banjarbakula Pastikan Pasokan Air Baku Aman Perbesar

Ricek.ID – Di tengah musim kemarau yang melanda Kalimantan Selatan (Kalsel), Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula pastikan ketersediaan air baku untuk mendukung operasional pengolahan air minum tetap aman.

Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, di Banjarbaru pada Rabu (9/9/2026) mengatakan penurunan debit air memang terjadi seiring kondisi kemarau. Namun, berdasarkan analisis dan pemantauan yang dilakukan, ketersediaan air baku diperkirakan masih mencukupi hingga Desember 2026.

“Insya Allah di musim kemarau ini masih bisa terpenuhi untuk PTM Bandarmasih, PTM Intan Banjar maupun Berkah Benua Tanah Laut,” ujarnya.

Menurut Wahyu, kondisi sumber air baku di Mandikapau masih dalam kondisi aman, meskipun debit mengalami penurunan. BPAM Banjarbakula terus melakukan pemantauan untuk memastikan kebutuhan air baku bagi sejumlah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tetap terpenuhi.

“Debit air memang mengalami penurunan, tapi analisisnya insya Allah sampai dengan Desember dulu kita berbicara, ini masih aman, dalam kondisi aman,” jelasnya.

Selain kuantitas, BPAM Banjarbakula sambung Wahyu, juga memastikan kualitas air tetap memenuhi standar yang ditetapkan. Kondisi kemarau yang menyebabkan perubahan karakteristik air membuat proses pengolahan membutuhkan penyesuaian, termasuk penggunaan bahan kimia pengolahan.

“Kualitas insya Allah, meskipun untuk pengolahannya otomatis material bahan kimia bertambah, tapi masih kita produksi sesuai dengan standar yang diadakan,” katanya.

Wahyu menegaskan, peningkatan kebutuhan bahan kimia dalam proses pengolahan tersebut tidak mengurangi kualitas air hasil produksi. BPAM Banjarbakula tetap memastikan air yang diproduksi memenuhi standar sebelum didistribusikan.

Dengan kondisi tersebut, BPAM Banjarbakula berharap musim kemarau tahun ini segera berakhir sehingga sumber air baku di Mandikapau dapat kembali ke kondisi normal dan tidak mengalami gangguan berarti terhadap keberlangsungan pelayanan air minum di wilayah Banjarbakula.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah

29 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Berkolaborasi Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih, PT PTK & PWI Kotabaru Akan Salurkan Bantuan Tandon Air

29 Oktober 2026 - 12:12 WIB

PDI Perjuangan Nias Utara Gelar Aksi Sosial Berbagi Sembako di Hari Sumpah Pemuda ke-98

29 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Polres Tanah Laut, Teguhkan Semangat Patriotisme & Kepedulian

28 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi

28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Trending di ADVERTORIAL