Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

ADVERTORIAL · 3 Okt 2026 15:49 WIB

Hadapi Karhutla, Satpol PP & Damkar Kalsel Perkuat Patroli & Pengamanan Ring 1 Bandara


 Hadapi Karhutla, Satpol PP & Damkar Kalsel Perkuat Patroli & Pengamanan Ring 1 Bandara Perbesar

Ricek.ID – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan (Satpol PP dan Damkar Kalsel) terus melakukan penyesuaian pola pengamanan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan ring 1 Bandara Syamsudin Noor.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kalsel, Dany Matera Saputra, melalui Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian, Wahyu Setyo Utomo, di Banjarbaru pada Jumat (2/10/2026) mengatakan penyesuaian dilakukan seiring perkembangan kondisi di lapangan dan kebutuhan penguatan pengawasan pada sejumlah titik rawan.

Menurut Wahyu, sejumlah wilayah yang menjadi perhatian antara lain jalur akses Bandara yang terdapat kawasan Masjid Kapal, kawasan Pengayuan, hingga Guntung Damar. Selain penanganan karhutla, personel juga disiagakan untuk mendukung kebutuhan suplai air di wilayah yang terdampak.

“Untuk wilayah jalur akses Bandara Lama, termasuk yang ada Masjid Kapal, kemudian backup Pengayuan untuk water suplai. Kita menyesuaikan kekuatan personel dan unit yang ada di lapangan,” ujar Wahyu.

Dari sisi peralatan, saat ini terdapat 73 unit dompeng dan alkon yang menjadi bagian dari dukungan penanganan karhutla. Sebanyak 60 unit masih dioperasikan untuk mendukung kegiatan di lapangan, sementara unit lainnya ditarik untuk memenuhi kebutuhan penanganan di lokasi lain.

“Untuk unit dompeng alkon ada 73, yang saat ini 60 unit masih digunakan, sementara sisanya ditarik ke lokasi lain sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, setelah 9 September, pola penempatan personel juga mengalami penyesuaian. Personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan karhutla sekaligus memperkuat patroli pada malam hari.

“Pasukan standby setelah 9 September kita lakukan penyesuaian. Untuk pagi sekitar 50 orang, sedangkan malam kita melaksanakan patroli sekitar 20 sampai 25 orang,” katanya.

Patroli malam tersebut tidak hanya diarahkan untuk melakukan pemantauan titik api, tetapi juga memastikan kawasan yang sebelumnya menjadi lokasi penanganan karhutla tetap dalam pengawasan. Satpol PP dan Damkar juga mendapatkan tugas tambahan untuk melakukan patroli bersama unsur keamanan lainnya.

“Satpol PP tidak hanya melakukan pemadaman dan pembasahan, tetapi juga ada tugas tambahan patroli dari pukul 21.00 sampai 24.00 WITA bersama Brimob, mulai dari kawasan Guntung Damar sampai Sambang Lihum, termasuk kawasan ring 1,” terang Wahyu.

Penguatan patroli tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya kembali titik api maupun perkembangan kondisi di kawasan yang sebelumnya telah dilakukan pemadaman dan pembasahan.

Selain patroli, pengawasan personel juga diperkuat melalui sistem pengabsenan pada setiap posko. Personel yang bertugas di masing-masing posko dilakukan pendataan untuk memastikan keberadaan dan kesiapsiagaan anggota selama menjalankan tugas.

“Pengabsenan dilakukan di setiap posko. Jadi kita memastikan personel yang ditugaskan memang berada di posko masing-masing dan siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” ujarnya.

Wahyu mengatakan, kesiapsiagaan penanganan karhutla masih dipertahankan seiring status siaga karhutla yang diberlakukan BPBD hingga 31 Oktober. Karena itu, Satpol PP dan Damkar Kalsel tetap menyiapkan personel maupun peralatan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya karhutla.

“Kita tetap bertahan dalam kondisi siaga sementara ini, karena status siaga karhutla BPBD sampai 31 Oktober. Jadi personel dan peralatan tetap kita sesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Naikkan TPP ASN Pemprov Kalsel hingga 98 Persen, Gubernur Dorong Peningkatan Kinerja

3 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan & Jejak Budaya Banjar, Benih Siam Madu Murakata Kalsel Dibawa ke Papua

3 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Kecamatan O’o’u Kabupaten Nias Selatan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Penduduk Terendam

3 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Padamkan Titik Api Karhutla, Gubernur Kalsel Kerahkan Ekskavator & Pembasahan Lahan di Kawasan Sambang Lihum

2 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Dorong Budidaya Ikan Terintegrasi, DKPP Banjar Luncurkan Papuyu Smart

2 Oktober 2026 - 20:50 WIB

TK ‘Aisyiyah Ranting IV Martapura Gelar Mewarnai Peringati Hari Kesaktian Pancasila

2 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Trending di ADVERTORIAL