Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

HEADLINE · 30 Jul 2024 14:44 WIB

Belum Setahun Diperbaiki, Siring Jalan di Dalam Pagar Ambruk Lagi


 Siring jalan di Desa Dalam Pagar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar ambruk lagi. Foto-haris Perbesar

Siring jalan di Desa Dalam Pagar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar ambruk lagi. Foto-haris

Siring penopang badan jalan pinggir Sungai Martapura di Jalan Inayatullah RT 01 Desa Dalam Pagar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar kembali ambruk. Padahal, siring tersebut umur perbaikannya belum sampai satu tahun.

Ambruknya siring jalan terjadi pada Senin (29/7) sekitar pukul 21:00 Wita malam. Saksi mata, Jaliyah (38) mengaku ia dan warga sekitar mendengar suara ambruk. Suaranya nyaring. Bunyi patah dari kayu besar penyangga siring jalan.

“Saya lagi bikin kue buat jualan, tiba – tiba ada suara brak. Warga teriak ambruk. Bahkan warga desa seberang sungai juga mendengarnya langsung menyintari menggunakan senter,” ujar Jaliyah, Selasa (30/7/2024) siang.

Saksi mata lainnya, Ghazalinuddin, mengungkapkan siring ambruk mengakibatkan jalan rusak mencapai 40 meter.

“Sebelum terjadi ambruk, tepian jalan terjadi retakan secara cepat, disertai seperti suara patah pada penyangga jalan,” ungkap Ghazali yang juga aparat desa setempat.

Ia mengkawatirkan, jika siring jalan ini tidak segera diperbaiki maka kerusakan menjadi lebih parah sehingga dapat menutup jalan. “Untuk sekarang saja bahkan mobil tidak dapat melalui jalan ini,” ucapnya.

Pasalnya, jalan di Desa Dalam Pagar itu menghubungkan 3 desa, dari Desa Dalam Pagar, Dalam Pagar Ulu serta Sungai Kitano.

“Jalan ini sangat penting karena juga selalu menjadi akses ziarah dan haul para jemaah,” lanjutnya.

Akhir tahun 2023 lalu, siring tersebut ambruk akibat abrasi sungai. Kemudian pemerintah melakukan perbaikan. Ghazali menyayangkan, baru 7 bulan sudah ambruk.

“Saya tidak tau ya penyebabnya. Memang waktu perbaikan siring saya lihat bahan – bahan nya seperti besi sudah yang besar. Semen dan lainnya pun juga menutupi pembangunan sebelumnya,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gasak Sejumlah Barang Di Universitas NU Kalsel, Polres Banjar Ringkus ICR

8 Mei 2026 - 19:51 WIB

Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

8 Mei 2026 - 19:15 WIB

Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

7 Mei 2026 - 09:20 WIB

Kalsel Kembali Berduka, KH. Husin Naparin Tutup Usia

6 Mei 2026 - 17:38 WIB

Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

6 Mei 2026 - 13:30 WIB

Jaga Profesionalitas Anggota, Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas

5 Mei 2026 - 22:30 WIB

Trending di HEADLINE